Ilustrasi seorang pekerja mengerjakan komponen pabrik gula.

Surabaya - PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) akan mengembangkan kluster pabrik gula demi meningkatkan efisiensi dan menggarap produk turunan tebu nongula.

Direktur Utama PTPN X Subiyono mengatakan perusahaan akan menerapkan praktik dan operasi bisnis yang terintegrasi, seiring dengan komitmen mewujudkan industri berbasis tebu terintegrasi dengan menggarap produk turunan tebu nongula seperti bioetanol dan listrik.

”Klusterisasi pabrik gula ini meniscayakan adanya satu konsep pengembangan agar bisnis PTPN X semakin efisien dan kompetitif. Kami berkeyakinan, jika proses klusterisasi ini semakin mature, peningkatan skala bisnis PG-PG (pabrik gula) akan terjadi, sehingga bisa lebih fokus, efektif, dan efisien dalam mengembangkan industri tebu sesuai potensi yang ada,” ujar Subiyono.

Akan ada tiga kluster pabrik gula di PTPN X, yaitu kluster Delta, Jombang, dan Kediri.

Kluster Delta terdiri atas PG-PG yang ada di Sidoarjo, yaitu PT Watoetoelis, Kremboong, dan Toelangan. PG Kremboong akan menjadi pusat pengembangan co-generation untuk mengolah ampas tebu menjadi listrik. Dalam hal ini, PG Watoetoelis dan PG Toelangan akan memasok ampas tebu ke PG Kremboong. Dengan fokus ini diharapkan tidak ada sumberdaya yang terbuang sekaligus meningkatkan nilai tambah dari masing-masing PG yang ada.

Kluster Jombang terdiri atas PG Tjoekir, PG Djombang Baru, dan PG Lestari. PG Djombang Baru akan menjadi sentra dengan program co-generation. Adapun PG Tjoekir dan PG Lestari menjadi penunjang untuk memasok ampas tebu.

Adapun kluster Kediri terdiri atas PG Ngadiredjo, Pesantren Baru, Modjopanggoong, dan Meritjan. Dalam hal ini, PG Pesantren Baru akan didesain menjadi pusat pengembangan co-generation dan bioetanol. Bahan baku berupa ampas dan tetes tebu akan disuplai pabrik-pabrik di sekitarnya.

Sedangkan di PG Gempolkrep, Mojokerto, sudah terintegrasi dengan pabrik bioetanol. Kebutuhan tetes tebu pabrik bioetanol di Mojokerto ini juga akan dicukupi dan diatur pemenuhannya dari PG-PG milik PTPN X lainnya.

Penulis: Faisal Maliki Baskoro/FMB

Sumber:PR