Mantan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution.

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah kabupaten/kota yang telah memiliki Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mencapai 53 kota dari total 66 kota yang selama ini sampelnya diambil Badan Pusat Statistik (BPS) untuk penghitungan inflasi nasional.

Bank sentral menilai, hal itu tercipta berkat kerja sama dengan para Pemerintah Daerah (Pemda).

"TPID sudah melakukan berbagai kebijakan untuk meminimalkan dampak asimetrik, mengelola ekspektasi inflasi, dan meredam gejolak. BI mengapresiasi atas keterlibatan aktif seluruh Pemda," kata Gubernur BI Darmin Nasution dalam sambutannya pada Pembukaan Rakornas IV TPID 2013 di Jakarta, Rabu (8/5).

Darmin mengungkapkan, angka itu bertambah dari tahun lalu sebanyak 44 kota. Sebanyak sembilan kota bertambah sehingga menjadi 53 kota, yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Banjarnegara.

Selanjutnya Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tangerang Selatan, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Barito Selatan. Ke depan, TPID akan didirikan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Dengan penataan kembali struktur organisasi BI di kota yang memiliki Kantor Perwakilan BI, telah terjadi jalinan organisasi lintas instansi untuk memperkuat landasan hukum TPID. "Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Dalam Negeri," kata Darmin.

Kendati demikian, Darmin mengakui, masih ada tantangan pengendalian inflasi, karena volatile food atau harga bahan pangan yang masih berpotensi meningkat.

Hal itu tidak lepas dari pengaruh ketidakmenentuan iklim dan dinamika pangan global. Di tingkat nasional, terdapat kelemahan produktivitas, distribusi, dan struktur pasar yang belum efisien.

"Perkembangan harga pangan sangat rentan dipengaruhi berbagai isu. Telah disepakati berbagai langkah strategis, antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektoral di pusat dan daerah," tutur Darmin.

Pada kesempatan yang sama, BI memberikan apresiasi kepada tiga provinsi dan tiga kabupaten/kota dengan kinerja TPID terbaik untuk tahun 2012. Di tingkat provinsi, Nusa Tenggara Timur menjadi yang terbaik untuk wilayah Indonesia Timur, Sumatera Utara untuk wilayah Sumatera, dan Jawa Barat untuk wilayah Jawa.

Sedangkan di tingkat kabupaten/kota, Balikpapan menjadi yang terbaik untuk wilayah Indonesia Timur, Medan untuk wilayah Sumatera, dan Cirebon untuk wilayah Jawa.

Investor Daily

Penulis: GRC/WBP

Sumber:Investor Daily