Ilustrasi industri manufaktur China.

Pameran bertujuan meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan China.

Jakarta - Kalangan produsen asal China makin gencar berpromosi di Indonesia. Pada 16-18 Mei 2013 di Jakarta International Expo, Kemayoran, sebanyak 250 perusahaan Tiongkok akan memamerkan produknya dalam pameran yang bertajuk Pameran Mesin dan Produk Elektronik China ke-8 serta Weichai Power 30 Tahun Melayani Indonesia.

Kegiatan ini sendiri disponsori Kamar Dagang Ekspor Impor Produk Mesin dan Elektronik China beserta departemen dagang lainnya.

"Pameran ini menjadi kegiatan pameran dagang terbesar Tiongkok di Indonesia, sekaligus pameran produk mesin dan elektronik terbesar di Asia Tenggara,” kata Paul Kingsen, Anggota Kamar Dagang Ekspor Impor Produk Mesin dan Elektronik China, di Jakarta, Rabu (8/5).

Pada area pameran seluas 9.000 meter persegi, akan dipamerkan produk pemanfaatan energi baru, perakatan rumah tangga dan elektronik, mesin konstruksi, mesin pengolahan makanan, mesin pertanian, perlengkapan sanitasi dll.

"Pameran ini diselenggarakan untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan China," kata Staf Duta Besar China untuk Perdagangan Ekspor dan Impor Produk Elektronik, Xu Qiyi.

Menurut, Xu, volume perdangan kedua negara tahun 2012 mencapai US $ 66,2 miliar . Ini berarti meningkat 9, 25 % dari tahun sebelumnya. Sedangkan arus investasi China pada tahun lalu jumlahnya sekitar US $ 600 Juta, atau meningkat 90 % dari tahun sebelumnya.

Dia juga menolak, anggapan bahwa, produk-produk elektronik asal daratan China berkualitas rendah dan mudah rusak.

"Itu terjadi waktu kami memulai industri memang banyak yang kualitasnya belum baik, namun sekarang China sudah jadi produsen mesin dan elektronik yang kualitasnya sudah dialui secara dunia,” jelasnya.

Investor Daily

Penulis: MAM/FER

Sumber:Investor Daily