Ilustrasi menghitung uang rupiah

Jakarta - Director Business and Execution Architecture-AJ Success Factor Ken Pearson mengatakan, kunci sukses peritel adalah ketika bisa mendapatkan pelanggan dan tetap kembali berbelanja di gerainya.

Untuk itu, perusahaan harus memastikan setiap orang yang bekerja memahami arti penting kepuasan pelanggan.

'Kepuasan mencakup kualitas pelayanan, serta memastikan pengalaman berbelanja konsumen tidak hanya sekedar membeli produk, namun komunikasi dan informasi yang memuaskan konsumen dari pegawai," kata Pearson di Jakarta, Jumat (10/5).

Untuk itu, dia menuturkan, perusahaan harus memastikan komunikasi dua arah terjadi di perusahaan. Memastikan setiap orang yang bekerja mau berkontribusi untuk perusahaan dan bisa mengutarakan ide-ide kreatif untuk meningkatkan pelayanan.

Pearson memperkenalkan, sistem penilaian sumber daya manusia (SDM) berbasis software 2.0 yang menggunakan cloud. Dengan sistem itu, komunikasi antara eksekutif perusahaan dengan pekerja tidak sekedar menjadi catatan terabaikan.

Namun, kata dia, bisa menjadi bahan bagi eksekutif untuk menelusuri kompetensi masing-masing pekerja. Serta menjadi umpan balik untuk perubahan manajemen. Dengan sistem ini, perusaahaan bisa mengetahui apa yang terjadi dan kenapa, serta bisa mencarikan solusi sebelum terlambat.

"Memang, kemauan perubahaan oleh manajemen menjadi kunci keberhasilan penggunaan sistem ini. Harus ada pesan yang jelas dari perusahaan untuk apa dan peluang seperti apa dia tetap tinggal di perusahaan tersebut. Karena, ada karyawan yang tidak berani mengatakan dia mau apa dan tertarik melakukan bidang yang mana. Tapi, dia bisa menunjukkannya,” kata Pearson.

Success Factor merupakan perusahaan bagian dari SAP. Success Factor telah memperkenalkan sistemnya sejak 6 tahun lalu di Indonesia. Sistem tersebut dipasarkan di Indonesia melalui mitranya, PT Daya Dimensi Global.

Investor Daily

Penulis: EME/WBP

Sumber:Investor Daily