Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto

Jakarta -Tim caretaker Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia hasil Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Pontianak 27 April 2013, segera menyiapkan agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Indonesia Timur.

“Kami akan menggelar rapimnas dalam waktu dekat ini di Indonesia timur. Ini dilakukan dalam rangka penguatan ekonomi di daerah,” kata anggota caretaker Kadin, Nur Ahmad Affandi dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (23/5) malam.

Nur yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta menjelaskan agenda rapimnas salah satunya adalah menyiapkan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin ke-7.

Ketua Kadin Maluku, Daniel Sohilait menambahkan, dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin Indonesia, munas digelar paling cepat tiga bulan dan paling lambat enam bulan setelah digelarnya munaslub.

“Agenda Munas nanti memilih ketua umum baru, setelah diberhentikannya Suryo Bambang Sulisto sebagai ketua umum Kadin," ujar Daniel.

Apa yang dilakukan Kadin kali ini dengan digelarnya rapimnas serta berujung pada munas, menurut Daniel, demi menjaga soliditas para anggota kadin di daerah.

Munaslub Kadin digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada 25-27 April 2013 sebagai jawaban dari keresahan kadin daerah terhadap ketidakpedulian Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto terhadap nasib dunia usaha di daerah.

Pada munaslub itu memutuskan terbentuknya tim caretaker yang diketuai Oesman Sapta Odang. Selain itu munaslub juga memecat Suryo Bambang Sulisto sebagai ketum kadin. Munaslub dinyatakan sah karena dihadiri 22 anggota kadin daerah. Kadin sendiri beranggotakan 33 anggota kadin daerah.

"Dari 22 Kadin yang hadir tersebut hanya 19 kadinda saja yang sah secara administratif. Namun Munaslub juga sah karena jumlahnya melebihi quorum 17 suara," ujar Daniel.

Suara Pembaruan

Penulis: R-14

Sumber:Suara Pembaruan