Jakarta - Robert Budi Hartono dan kakaknya, Michael Bambang Hartono, dari Grup Djarum kembali menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia dalam Globe Asia Rich List tahun 2013, menggeser Eka Tjipta Widjaja (90), bos grup Sinar Mas.

Keluarga Hartono memiliki kekayaan yang diestimasikan sebesar $15,5 miliar naik dari $11,8 miliar tahun lalu. Sementara Eka Tjipta memiliki kekayaan $13,1 miliar naik dari $12,5 miliar tahun lalu.

Anthoni Salim (64), dari Indofood dan First Pacific, tetap di posisi ketiga dengan kekayaan sekitar $10,1 miliar, naik dari $ 8,5 miliar tahun lalu.

Di posisi keempat ada Susilo Wonowidjojo (56) dari Gudang Garam, diikuti oleh Martua Sitorus (54) dari Wilmar International. Kandidat calon Presiden RI dari partai Golkar, Aburizal Bakrie (65) berada di posisi keenam.

Tjiliandra Fangiano (37) dari perusahaan kelapa sawit First Resources adalah biliuner termuda dalam daftar 150 orang terkaya dengan kekayaan senilai $1,05 miliar. Dia berada di posisi ke-38.

Berikut adalah 10 besar orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia:

1. Robert Hartono (72) dan Michael Hartono (73) dari Grup Djarum dengan kekayaan $15.5 miliar (naik dari $11,8 miliar)

2. Eka Tjipta Widjaja (90) dari Sinar Mas Group dengan kekayaan $13.1 miliar (naik dari $12.5 miliar)

3. Anthoni Salim (64) dari First Pacific dan Indofood dengan kekayaan $10.1 miliar (naik dari $8,5 miliar)

4. Susilo Wonowidjojo (56) dari Gudang Garam dengan kekayaan $6 miliar (naik dari $3,5 miliar)

5. Martua Sitorus (54) dari Wilmar International dengan kekayaan $3,7 miliar (turun dari $4,2 miliar)

6. Aburizal Bakrie (65) dari Bakrie Group dengan kekayaan $2,45 miliar (naik dari $2,2 miliar).

7. Putera Sampoerna (63) dari Grup Sampoerna dengan kekayaan $2,4 miliar (naik dari $2,3 miliar).

8. Peter Sondakh (61) dari Rajawali Group $2,35 miliar (naik dari $2,2 miliar)

9. Mochtar Riady (85) dari Lippo Group dengan kekayaan $2,15 miliar (naik dari $1.6 miliar)

10. Sukanto Tanoto (63) dari Royal Golden Eagle dengan kekayaan $2,1 miliar (turun dari $2,14 miliar).

Penulis: Faisal Maliki Baskoro/FMB

Sumber:Globe Asia