Ilustrasi penduduk India

Jakarta - India tampaknya akan mengalahkan China sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia pada 2028. Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam laporannya Jumat (14/6), mengatakan hal itu mungkin terjadi karena pertumbuhan penduduk India terus meningkat sementara China secara perlahan melambat.

Pada 2028 baik China maupun India diperkirakan akan mempunyai populasi sekitar 1,45 miliar jiwa.

Selain itu PBB juga memperikirakan pada 2050 populasi dunia akan berkisar pada angka 9,7 miliar jiwa, naik dari sekarang yang berjumlah 7,2 miliar orang. Jumlah itu menunjukkan peningkatan yang lebih cepat ketimbang yang diperkirakan sebelumnya.

Pertumbuhan penduduk paling tinggi terjadi di negara-negara berkembang, terutama di Afrika.

Jumlah penduduk di 49 negara berkembang diperkirakan akan bertambah dua kali lipat dari sekitar 900 jiwa pada 2013 menjadi 1,8 miliar pada 2050. Adapun jumlah populasi di negara-negara maju tidak akan berubah banyak.

PBB mengatakan bahwa alasan dibalik meningkatnya angka dalam proyeksi mereka pada 2050 itu karena masuknya informasi-informasu baru tentang tingkat kesuburan di sejumlah negara dengan tingkat kelahiran tinggi.

"Meskipun pertumbuhan populasi melambat di dunia secara keseluruhan, laporan ini mengingatkan kita bahwa beberapa negara berkembang, terutama di Afrika, tetap bertumbuh dengan cepat," kata Wu Hongbo, wakil sekretaris jenderal PBB bidang ekonomi dan sosial.

Di negara-negara maju berpenduduk banyak seperti China, India, dan Brasil terjadi penurunan rata-rata kelahiran anak per perempuan. Tetapi di negara lain seperti Nigeria, Niger, Ethopia, dan Uganda tingkat kesuburan semakin tinggi. Pertumbuhan populasi China diperkirakan melambat setelah 2030.

Laporan itu merupakan hasil analisis data dari 233 negara di seluruh dunia.

Penulis: Liberty Jemadu

Sumber:BBC