Warga memgikuti proses untuk mendapatkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta.

Jakarta - Masyarakat yang memiliki pengaduan seputar kartu perlindungan sosial (KPS) yang menjadi bagian program proteksi sosial dari pemerintah bisa mengirimkannya melalui pengaduan sms ke nomor 1708.

Format pengiriman pesan elektronik atau sms tersebut yakni SMS(spasi)Nomor KPS(spasi)isi pengaduan. Namun kritik dan saran juga bisa disampaikan dalam pelayanan aspirasi online lapor.ukp.go.id.

Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto mengatakan peluncuran KPS bertujuan memperbaiki sasaran penerima program perlindungan sosial.

Pemerintah karena itu berharap KPS ini akan lebih efektif dalam penyaluran program subsidi beras miskin (raskin) dan lebih lanjut kartu tersebut bisa menjadi tanda pengenal bagi penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) dan progran keluarga harapan (PKH).

"KPS merupakan upaya perbaikan terhadap mekanisme sasaran yang menggunakan basis data terpadu," demikian disampaikan Bambang yang juga deputi sekretaris wakil presiden bidang kesejahteraan sosial dan penanggulangan kemiskinan itu di Jakarta, Rabu (26/6).

Pada 5 Juni lalu pemerintah meluncurkan KPS bagi 15,5 juta rumah tangga miskin yang dikirimkan melalui PT Pos Indonesia. Pada tahap pertama pengiriman dilakukan di 14 kota besar antara lain Denpasar, Semarang, Surabaya, Palembang, Jakarta, Banjarmasin, Makasar, Medan, Yogyakarta, Bandung, Ambon, Jayapura.

Pada 1 Juli KPS ditargetkan sudah terdistribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

Penulis: Ezra Sihite/YUD