Aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas

Surabaya - PT Lamicitra Nusantara Tbk memastikan akan memulai pembangunan terminal peti kemas di Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada 2014 mendatang. Kepastian proyek yang sempat tertunda pelaksanaannya itu setelah ada kepastian baik dari para investor dan dukungan pemerintah terkait pengembangan Madura Industrial Seaport City (MISI).

Menurut Direktur PT Lamicitra Nusantara Tbk Priyo Setya Budi, selain kepastian dari para investor dan dukungan pemerintah, perseroan juga telah berhasil membebaskan lahan seluas 200 hektare dari target semula yang hanya 100 hektare.

Jika pembangunannya sesuai target, proyek terminal peti kemas yang diperkirakan akan menyerap investasi sebesar Rp 3 triliun tersebut bisa mulai beroperasi pada 2017.

"Ini proyek jangka panjang dari perseroan. Jika sudah mulai beroperasi tentunya proyek ini bisa menopang pendapatan perseroan," ujarnya saat paparan publik di Surabaya, Senin (23/12).

Direktur Lamicitra, Robin Wijaya Gejali menambahkan, selain pembangunan terminal peti kemas, ekspansi lain yang saat ini tengah disiapkan perseroan adalah pembangunan gedung perkantoran di kawasan Jalan Basuki Rahmat Surabaya, dan apartemen yang memanfaatkan lahan seluas 3 hektare milik perseroan di kompleks Darmo Hill Surabaya Barat.

"Untuk dua proyek ini kita sudah menyiapkan dana segar untuk pembangunannya. Saat ini masih dalam tahap desain dan sejumlah perubahan-perubahan technical. Kalau semua sudah siap, pembangunan akan kita mulai," jelas Robin yang menyebut investasi untuk pembangunan gedung perkantoran sekitar Rp 400 miliar.

Hingga September 2013 perseroan mencatat pendapatan usaha Rp 81,78 miliar yang ditopang dari empat bidang usaha, yakni sewa dan jasa pelayanan yang memberikan kontribusi 41%, bidang jasa perhotelan 35%, real estate 22%, dan jasa depo peti kemas sebesar 2%. Dengan pendapatan itu, perseroan mampu membukukan laba laba bersih sebesar Rp 23,06 miliar.

Investor Daily

Penulis: ROS/FER

Sumber:Investor Daily