Sejumlah BUMN dan Swasta Sabet "Opexcon Award 2014"

(beritasatu.com)

Oleh: Yosi Winosa / Thomas Ekafitrianus / WBP | Senin, 22 September 2014 | 18:47 WIB

Jakarta - Perusahaan konsultan global, SSCX International mengadakan kompetisi Operational Excellence Conference and Award 2014 (Opexcon Award 2014) ajang sebagai sarana apresiasi perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta yang berkomitmen dalam perbaikan proses bisnis berkelanjutan dan peningkatan mutu produk maupun layanan.

Dari 21 finalis yang telah diseleksi, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Permata keluar sebagai pemenang Gold dan Silver untuk kategori jasa dan pelayanan. Sementara PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menjadi pemenang Gold kategori manufaktur, adapun PT Bukit Makmur Mandiri Utama dan PT Doulton menjadi pemenang Gold dan Silver untuk kategori pertambangan dan energi.

"Total entri yang masuk ada 155 proyek, perusahaan mengirim maksimal tujuh proyek dari masing-masing kategori dan telah melalui proses penjurian yang ketat," kata Konsultan Senior SSCX International Embay Syuwanda di Jakarta, Senin (22/9).

Ada tiga kategori industri yang diikutsertakan dalam penilaian OpexCon Award ini. Di industri manufaktur seperti otomotif, makanan, semicon, elektronik, kertas, farmasi, dan tekstil. Di industri energi dan pertambangan seperti minyak dan gas bumi. Di industri pelayanan dan jasa seperti perbankan, asuransi, hotel, ritel, hingga telekomunikasi.

Embay mengatakan proses penjurian menggunakan beberapa parameter di antaranya hasil proyek yang signifikan, metode analisa masalah, kreativitas solusi serta adaptabilitas solusi yang ditawarkan.

Embay berharap kompetisi ini dapat meningkatkan kesadaran perusahaan akan pentingnya perbaikan proses bisnis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi seperti masyarakat ekonomi ASEAN dan Asia.

Adapun perusahaan-perusahaan yang lolos seleksi tersebut PT Bank Negara Indonesia (persero), PT. Bukit Makmur Mandiri Utama, PT. Selamat Sempurna Tbk, PT. Bank Permata, PT. Cipta Kridatama, PT. Doulton, PT. Daya Anugrah Mandiri, PT. Pembangkitan Jawa Bali (persero), PT. Chandra Asri Petrochemcal, Tbk.

Berikutnya PT. Bukit Muria Jaya, PT.Dankos Farma, Tbk, PT. Phapros, PT. Abbott Indonesia, PT. Freeport Indonesia, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Padang Bara Sukses Makmur, PT. Petrosea Tbk, PT. Bank Mandiri (persero), PT. Tower Bersama Tbk, PT.Marga Mandala Sakti, dan PT. Daya Adicipta Mustika.

Sementara itu proyek pengembangan sistem antifraud yang diberi nama BNI Sales Governance yang dikembangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) diakui sebagai yang terbaik, dalam ajang kompetisi Indonesia Operational Excellence Conference and Award 2014.

Penghargaan Gold Achievement OpexCon Award tersebut disampaikan secara resmi kepada Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto dalam acara Awarding Ceremony Best Project: Indonesia Best Continuous Improvement Project 2014 di Jakarta, pada 19 September 2014.

Pengembangan sistem antifraud ini juga merupakan salah satu bentuk upaya BNI untuk terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah, serta sejalan dengan peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Perlindungan Konsumen. Sistem antifraud yang semakin baik di BNI akan memberikan rasa aman dan nyaman yang lebih maksimal kepada nasabah," kata Darmadi dalam keterangan tertulisnya, Senin.

“Keunggulan sistem antifraud BNI Sales Governance ini dapat diterapkan di semua lini penjualan, mulai dari direct sales, telesales, hingga branches. Intinya, bank memastikan bahwa sales mematuhi seluruh do and don’t ketika melakukan kegiatan penjualan kepada calon nasabah,” ujar dia dalam siaran pers, Senin (22/9).


Sumber:
ARTIKEL TERKAIT