2019, Carrefour Ganti Nama Jadi Transmart

2019, Carrefour Ganti Nama Jadi Transmart
Ilustrasi Transmart Carrefour ( Foto: Beritasatu.com )
Lona Olavia Jumat, 9 Januari 2015 | 18:55 WIB

Tangerang - PT Trans Retail Indonesia berencana mengubah semua nama pusat perbelanjaan Carrefour menjadi Transmart. Perubahan akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan bisa rampung keseluruhan pada tahun 2019.

"Perubahan ini dilakukan sejalan dengan kepemilikan saham Carrefour yang 100 persen dimiliki oleh Chairul Tanjung," Senior Manager Marketing dan Customer Engagement PT Trans Retail Indonesia Indira Manoppo di Tangerang, Jumat (9/1).

Seperti diketahui, Carrefour Group, peritel asal Perancis akhirnya menjual 60 persen kepemilikan sahamnya di PT Carrefour Indonesia kepada CT Corp. Nilai transaksi penjualan salah satu ritel terbesar di Indonesia tersebut mencapai 525 juta euro. Kelompok Carrefour merupakan peritel terbesar di Eropa, dan kedua di seluruh dunia.

Di Indonesia, sebut Indira, Carrefour telah memiliki 89 gerai. Di mana, empat diantaranya bernama Transmart Carrefour. Sementara, tahun 2015 ini, perseroan akan menambah 10-15 gerai Transmart.

"Gerai-gerai itu akan dibuka diluar Jabodetabek," ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Utama PT Trans Ritail Indonesia Shafie Samsudin mengatakan, untuk membangun gerai dibutuhkan investasi Rp 100 miliar. Nilai tersebut diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur dan isi dari Transmart. Konsep yang diusung Transmart yakni one stop shopping yang mengolaborasikan gaya hidup untuk hiburan, fashion, food, dan hypermarket.

Lebih lanjut, untuk menggenjot penjualan Carrefour, Transmart Carrefour secara resmi memperkenalkan brand ambassador Transmart Carrefour dan Trans Hello yaitu grup band Nidji.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE