Ilustrasi semen
Pendapatan diperkirakan meningkat sebesar 12 persen karena penjualan.

Perusahaan negara, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mengestimasikan laba bersih 2011 meningkat 10 persen menjadi Rp 3,99 triliun dibanding laba bersih 2010 sebesar Rp 3,63 triliun.

Efisiensi dan tingginya permintaan semen menjadi pemicunya.

"Pendapatan diperkirakan meningkat sebesar 12 persen karena penjualan. Selain itu, kami berhasil mengurangi beban," kata Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk, Dwi Soetjipto di Jakarta, hari ini.

Pendapatan tahun lalu diestimasi meningkat 12 persen menjadi Rp 16,06 triliun, dari pencapaian sebelumnya Rp 14,34 triliun pada 2010.

Pada 2011, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semen ini berhasil membukukan penjualan sebanyak 99 persen menjadi 19,8 juta ton dari total kapasitas produksi Semen Gresik sebesar 20 juta ton. "Namun kapasitas produksi pada 2012 akan meningkat seiring rampungnya upgrading (peningkatan kapasitas) pabrik kita," kata dia.

Pada 2012 ini, produksi dan penjualan diharapkan meningkat menjadi sekitar 22,5-23 juta ton. Perseroan tahun ini juga berencana membangun dua pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas sebanyak 6 juta ton.

"Potensi produksi dan penjualan bisa naik 15 persen, di atas 22,5-23 juta ton. Kalau dua pabrik baru bisa selesai, yaitu di Tonasa dan Tuban, bisa menambah masing-masing 3 juta ton," kata dia.


Penulis: