Ilustrasi hutan di Kalimantan
Penyaluran bansos pada 2011 rencananya akan menyalurkan Rp 100 miliar bagi 2.000 kelompok

Kementerian Kehutanan sepanjang tahun lalu telah menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 99,18 miliar untuk 1.984 kelompok masyarakat desa.

Menurut Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, penyaluran bansos pada 2011 rencananya akan menyalurkan Rp 100 miliar bagi 2.000 kelompok. Namun, hingga akhir tahun hanya terealisasi Rp 99,18 miliar.

Sedangkan  tahun ini  Kemenhut juga alokasikan bansos sebesar Rp100 miliar untuk 2.000 kelompok masyarakat di 32 provinsi. "Alokasi tahun ini masih sama dengan 2011," tutur dia di Jakarta, hari ini.

Bansos merupakan program bantuan langsung masyarakat pengembangan perhutanan masyarakat pedesaan berbasis konservasi atau disebut BLM-PPMPKB.

Kegiatan tersebut berupa penanaman wanatani (agroforestry) yang dapat dipadukan dengan pembuatan/pemeliharaan bangunan konservasi tanah dan air serta bantuan ternak/ikan.

Dirjen Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Harry Santoso menjelaskan, komposisi dana untuk kegiatan BLM-PPMKB minimal 70 persen dari dana dipergunakan untuk kegiatan penanaman dan pembuatan/pemeliharaan bangunan konservasi tanah, dan 30 persen dapat dibelikan ternak atau ikan.

Kriteria desa atau kelompok yang bisa menedapatkan BLM-PPMPBK sangat sederhana. Misalnya, wilayahnya termasuk dalam DAS prioritas, termasuk dalam kategori desa di dalam atau sekitar kawasan hutan, desa tertinggal/desa yang terdapat komunitas adat terpencil. Setiap desa hanya dapat ditetapkan satu kelompok masyarakat penerima dana BLM-PPMPBK.


Penulis: /FEB