Kepala Bappenas
Kepala Bappenas
Diharapkan melalui sistem pelaporan elektronik ini bisa terjadi  peningkatan kinerja dan efisiensi

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas akan menerapkan sistem e-monev untuk pelaporan pencapaian target kinerja dan penyerapan anggaran di masing-masing Kementerian dan Lembaga (KL).

Diharapkan melalui sistem pelaporan elektronik ini bisa terjadi peningkatan kinerja dan efisiensi.
 
"Bappenas akan mengembangkan e-monev, yaitu sistem pelaporan menggunakan cara IT. Laporan itu bisa real time dan mudah dimonitor oleh kami setiap saat," kata Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Edy Effendi Tedjakusuma, di Gedung Bappenas, Jakarta, hari ini.
 
Edy mengatakan, ke depan tidak ada alasan bagi KL untuk terlambat menyampaikan laporannya. Asal diketahui, hanya ada 9 KL (11,4 persen) yang menyampaikan laporan penyerapan pada triwulan IV tahun 2011 lalu. Ini tergolong sangat rendah. "Itu yang kami kejar," ujarnya.
 
Menurut hasil evaluasi Bappenas, ada beberapa penghambat bagi KL sehingga terlambat menyampaikan laporannya. Misalnya, masalah pada adminsitrasi dan persiapan teknis, ketidaksiapan TOR sehingga diberi bintang, perencanaan yang berubah.
 
"Ada juga masalah mengenai efisiensi 10 persen yang dikembalikan ke KL sebagai reward. Karena itu ada proses adiministrasi lagi, dan akhirnya  memerlukan revisi anggaran," ujarnya.