Kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara (SBN) terus mengalami kenaikan seiring membaik fundamental ekonomi nasional.
Data Indonesia Bonds Pricing Agency (IBPA), pada hari ini, mencatat, kepemilikan asing pada SBN hingga 31 Januari 2012 mencapai Rp 235,97 triliun atau secara persentase naik sekitar 5,89 persen sejak awal tahun ini.
Angka ini meningkat sekitar Rp 13,11 triliun dibandingkan kepemilikan asing pada SBN pada akhir Desember 2011 yang baru mencapai Rp 222, 86 triliun.
Total kepemilikan SBN yang dapat diperdagangkan juga tercatat meningkat menjadi Rp 735,62 triliun dari sebelumnya Rp 725,12 triliun.
Menurut pengamat obligasi Tumpal Sihombing, hal tersebut menunjukan masih tingginya ekspektasi investor asing terhadap pasar obligasi di Indonesia. Hal ini tak lepas dari kuatnya fundamental ekonomi nasional.
Aliran dana asing dan penguatan rupiah dan membaiknya manufaktur global turut mendorong kepemilikan asing di pasar SBN. "Itu hal positif bahwa asing melihat perekonomian domestik kita masih bagus," kata dia.





