Perusahaan peternakan dan produsen daging olahan sapi PT Bina Mentari Tunggal (Kibif) berminat menjadi mitra lokal investor Australia. Investor itu menjajaki peluang investasi peternakan terintegrasi di Indonesia.
"Saya berminat. Saya sudah sampaikan," kata Pemilik Kibif Juan Permata Adoe, dalam acara Jakarta Food Security Summit (JFSS) di Jakarta, hari ini.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, pihaknya bersama Menteri Gita Wirjawan bertemu dengan 3-4 delegasi investor Australia di sela JFSS pada 7 Februari lalu.
Hidayat menuturkan, minat investor Australia diprakarsai dari keinginan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor sapi asal Australia. Keinginan tersebut, lanjut dia, disampaikan Mendag Gita kepada Menlu Australia Kevin Rudd.
"Kemudian Kevin Rudd memperkenalkan pemain terkenal di sana. Hari ini (kemarin, red) mereka datang dan bertemu kita. Kami menyampaikan, pada intinya, pemerintah maunya Indonesia tidak lagi bergantung impor sapi dari Australia. Kita mengajak mereka investasi di sini, terintegrasi mulai dari pembibitan. Kita arahkan ke kawasan Timur, NTT atau Lombok," ujar Hidayat.
Hidayat menambahkan, pihaknya segera membuat term of reference (TOR) posisi Indonesia terkait rencana investasi tersebut.
"Semoga Minggu depan sudah jelas dan bisa selesai TOR-nya. Saya mau arahkan mereka bekerja sama dengan pemain lokal," tandas dia.





