Presiden Joko Widodo.

Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Pemerataan Ekonomi

Presiden Joko Widodo. (Antara)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pembangunan infrastruktur yang kini gencar dilakukan pemerintah akan meningkatkan pemerataan ekonomi dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pembangunan infrastruktur juga membuka banyak lapangan kerja, membuka kesempatan bertumbuhnya UKM-UKM di daerah,” kata Presiden Jokowi saat berpidato pada Financial Close Pembiayaan Proyek Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/2).

Proyek Investasi Non-Anggaran Pemerintah pertama yang dilakukan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) adalah financial closing Waskita Toll Road senilai Rp 70 triliun.

Hadir pada kesempatan itu, Wapres Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong.

Presiden Jokowi mengatakan, terobosan melalui mekanisme PINA menjadi pelengkap skim pembiayaan infrastruktur, selain pola Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Private Public Partnership (PPP).

“Saya menyambut baik financial closing Waskita Toll Road sebagai sebagai proyek PINA pertama. Saya berharap ini menjadi awal yang baik, yaitu dipercepatnya pembiayaan investasi Waskita Toll Road senilai Rp 70 triliun,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, selama periode 2014-2019, pemerintah akan berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur, baik jalan tol, bandar udara, dan pelabuhan. Kebijakan itu ditempuh untuk menjejajarkan Indonesia dengan negara-negara lain.

“Saya sampaikan berkali-kali, fokus kita ada di infrastruktur. Saya juga meyakini infrastruktur akan menumbuhkan investasi dan pemerataan kepada warga kita. Karena setiap pembangunan pasti ada rekruitmen tenaga kerja dan menumbuhkan pendukung-pendukung dalam rangka infrastruktur itu jadi,” katanya.



Investor Daily

Novy Lumanauw/PCN

Investor Daily