Kemhub Verifikasi 8.188 Kapal Penangkap Ikan i

Sejumlah kapal ikan bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (5/10/2016).

Oleh: Thresa Sandra Desfika / FER | Kamis, 4 Mei 2017 | 15:39 WIB

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan verifikasi atau pengukuran terhadap 8.188 kapal penangkap ikan. Jumlah tersebut setara 51 persen dari total 15.800 unit kapal penangkap ikan yang tersebar pada 169 unit pelaksana teknis (UPT) pelabuhan yang memegang kode pengukuran kapal.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemhub, Tonny Budiono, menyebutkan, latar belakang dilakukan verifikasi atau pengukuran ulang kapal penangkap ikan dikarenakan adanya temuan ukuran gross tonase (GT) kapal yang tertulis di surat ukur berbeda dengan fisik kapal.

"Oleh sebab itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub menerbitkan surat edaran tanggal 10 Juli 2015 tentang verifikasi atau pengukuran ulang terhadap kapal penangkap ikan," ujar Tonny di Jakarta, Kamis (4/5).

Lebih lanjut, Tonny menyebutkan, verifikasi dilakukan dalam rangka pelayanan jasa transportasi laut yang bersih, cepat, dan transparan yang tentunya hal ini akan memberikan dampak yang positif bagi para pengusaha perikanan di Indonesia.

Tonny juga menjamin bahwa pengurusan verifikasi atau pengukuran kapal perikanan mudah dan tidak dikenakan biaya.

"Adapun penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) dan dokumen kapal yang diterbitkan kembali berdasarkan hasil pelaksanaan verifikasi atau pengukuran ulang kapal penangkap ikan dikenakan tarif sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Perhubungan," tegas Tonny.

Lebih lanjut Tonny mengatakan, pihaknya memberikan kemudahan bagi pemilik kapal untuk proses pengukuran kapal, pengurusan dokumen kapal, dan dokumen perizinan kapal hasil ukur ulang yang semuanya dapat diselesaikan di lokasi pengukuran kapal agar kapal tetap bisa beroperasi.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT