Ini 9 KK yang Belum Menandatangani Amandemen Kontrak

Ini 9 KK yang Belum Menandatangani Amandemen Kontrak
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono. ( Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari )
Rangga Prakoso / FER Rabu, 17 Januari 2018 | 20:39 WIB

Jakarta - Sebanyak 9 perusahaan pemegang Kontrak Karya (KK) belum menyepakati 6 poin amandemen kontrak. Tercatat ada 21 pemegang KK, dimana 12 KK sudah meneken amandemen kontrak. Sementara, 68 perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sudah seluruhnya menandatangani amandemen kontrak.

Adapun 6 poin negosiasi yakni pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter), penciutan luas wilayah pertambangan, divestasi, peningkatan kandungan dalam negeri, divestasi dan peningkatan penerimaan negara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot mengatakan, dari pembahasan 6 poin itu tersisa 2 poin terkait penerimaan negara dan divestasi.

"Diselesaikan pada awal tahun ini. Ada beberapa poin yang menjadi concern ketentuan perpajakan dan divestasi," kata Bambang di Jakarta, Rabu (17/1).

Berikut, 9 KK yang belum menandatangani amandemen kontrak.

1. PT Nusa Halmahera Mineral

2. PT Agincourt Resources

3. PT Mindoro Tiris Emas

4. PT Masmindo Dwi Area

5. PT Sumbawa Timur Mining

6. PT Kalimantan Surya Kencana

7. PT Weda Bay Nickel

8. PT Kumamba Mining

9. PT Natarang Mining



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE