Presiden: Tol Bakauheni-Palembang Selesai Sebelum Asian Games

Presiden: Tol Bakauheni-Palembang Selesai Sebelum Asian Games
Kendaraan melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sidomulyo-Kota Baru di Desa Sabah Balau, Lampung Selatan, Lampung. ( Foto: Antara )
/ WBP Minggu, 21 Januari 2018 | 11:56 WIB

Lampung Selatan- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Palembang sebagai bagian Tol Trans-Sumatera, dapat selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

"Kenapa ini segera kita resmikan ? Karena saya ingin mendorong agar yang dari Bakauheni sampai Palembang bisa diselesaikan sebelum Asian Games berjalan," kata Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) dan paket 2 (Lematang-Kotabaru) di Lampung Selatan, Minggu (21/1).

Presiden mengakui masih ada persoalan seperti pembebasan lahan yang harus diselesaikan. "Tadi saya tanyakan ke Gubernur Lampung apakah bisa diselesaikan untuk pembebasan lahan, katanya Insya Allah bisa. Janji itu saya pegang dan saya tulis, nanti kalau tidak selesai, saya cek, kalau belum selesai, tanggung jawabnya jelas ada pada siapa, Pak Gubernur, " kata Jokowi.

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Gubernur BI Agus Martowardojo.

Jokowi menyebutkan hari Minggu ini seharusnya semua hadirin termasuk dirinya berlibur untuk istirahat. "Tapi karena waktunya kita hitung kemarin sampai Februari padat dan adanya memang hanya hari ini sehingga saya ke sini," katanya.

Presiden ingin Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) dan paket 2 (Lematang-Kotabaru) segera dibuka.

Mengenai jalan tol, presiden mengatakan jalan tol di Lampung Selatan itu merupakan salah satu proyek strategis nasional yang merupakan bagian Jalan Tol Trans-Sumatera yang total panjangnya 140,9 km senilai Rp 16,8 triliun. "Untuk tol Bakauheni sampai Terbanggi Besar saya rasa sudah di tikungan tinggal sedikit lagi, akan bisa kita lihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera utamanya masyarakat Lampung," katanya.

Ia menyebutkan infrastruktur adalah hal yang sangat fundamental bagi Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain sebab infrastruktur di Tanah Air minim dibandingkan dengan negara negara tetangga. "Kita masih jauh tertinggal baik di urusan jalan, pelabuhan, airport, pembangkit listrik. Itulah kenapa ini menjadi fokus kita dalam pembangunan ya karena itu tadi, sesuatu yang sangat fundamental sekali, bagaimana sebuah produk bisa diangkut kalau jalannya tidak mendukung juga pelabuhan, akan sulit kita bersaing dengan negara Kalau biaya logistik kita mahal bagaiaman harga produk kita, " katanya.

Presiden mengakui pembangunan infrastruktur belum bisa diselesaikan semua. Namun ia meyakini akhir tahun 2018 akan banyak proyek-proyek infrastruktur yang rampung.

Jokowi juga menyebutkan ada dua waduk besar di Lampung yang harus diselesaikan, salah satunya Waduk Way Sekampung. "Proses pembangunan Waduk Way Sekampung sudah berjalan 15 persen, nanti yang kedua pada tahun ini juga akan dimulai, sudah ditender," katanya.

Presiden meninginkan sawah-sawah di Lampung semuanya terairi secara kontinyu sepanjang tahun. "Sehingga kalau sekarang panen sekali bisa dua, ke depan bisa tiga kali," kata dia.



Sumber: ANTARA
CLOSE