2018, Astra Modern Land Gulirkan Tiga Cluster

2018, Astra Modern Land Gulirkan Tiga Cluster
Proyek hunian township Asya, Jakarta Timur. ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Rabu, 14 Februari 2018 | 19:22 WIB

 

Jakarta - PT Astra Modern Land merancang tiga cluster hunian tapak di township Asya, Jakarta Timur pada 2018. Kelak, Asya yang berdiri di areal seluas 70 hektare (ha) mencakup perumahan, apartemen, lake villas, area komersial, dan area ruang terbuka publik.

“Tahun 2018, kami berencana meluncurkan tiga cluster perumahan, salah satunya adalah cluster Matana. Namun, tidak menutup kemungkinan kami me-release lebih banyak cluster dari rencana awal ini,” tutur Wibowo Muljono, presiden direktur PT Astra Modern Land, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (14/2).

Dia mengatakan, pihaknya sangat optimistis pada 2018. Hal itu terutama dengan adanya komitmen pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, melihat kondisi pasar dan antusiasme customer terhadap Asya selama ini. “Karena itu, kami melihat bahwa 2018 adalah saat yang tepat dan baik bagi kami untuk memasarkan lebih banyak cluster di Asya,” ujarnya.

Wibowo menegaskan, konsep cluster yang digulirkan oleh pihaknya mengikuti market study yang telah dilakukan pihaknya. Karena itu, rumah yang dibangun akan memiliki desain dan arsitektur yang cukup unik. “Dan jika memang momentumnya tepat, kami juga akan meluncurkan sebagian dari area tereksklusif Asya tahun ini, dimana penghuni akan memiliki view dan akses danau,” papar Wibowo.

Dia menjelaskan, Semayang yang merupakan cluster pertama di township Asya didesain untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup dengan ketinggian ceiling ruang tamu mencapai 4,3 meter. Lalu, ketinggian ceiling master bedroom di 3,9 meter dan hampir semua kamar tidur memiliki kamar mandi di dalam.

Wibowo mengatakan, respon pasar sangat baik terhadap cluster Semayang, terutama dari market end-user. Kebanyakan peminat rumah di cluster Semayang adalah untuk tipe-tipe rumah yang besar, berbeda dari kebanyakan proyek properti lainnya yang justru lebih mengandalkan market rumah tipe kecil dengan profil pembeli investor. “Hal ini memang selaras dengan target market Asya yang membidik kelas menengah ke atas,” kata dia.



Sumber: Investor Daily
CLOSE