Synthesis Selesaikan Pondasi Menara Nakula dan Sadewa

Synthesis Selesaikan Pondasi Menara Nakula dan Sadewa
Synthesis Residence Kemang menyelesaikan pembangunan titik bored pile pondasi Tower Nakula dan Sadewa, di Marketing Gallery Synthesis Residence Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/2). ( Foto: Beritasatu Photo/Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 14 Februari 2018 | 23:46 WIB

Jakarta - PT Synthesis Development telah menyelesaikan pembangunan pondasi menara Nakula dan Sadewa yang terdapat di proyek apartemen Synthesis Residence Kemang. Pihak pengembang menargetkan pembangunan proyek ini dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya, sehingga siap diserah terimakan kepada konsumen pada akhir tahun 2020.

Project Manager Syntesis Residence Kemang, Erwin Basuki, mengatakan, pihaknya sejak pekan lalu telah menyelesaikan 1.238 titik bored pile pondasi dari menara Nakula dan Sadewa.

"Mulai pekan lalu, sebanyak 1.238 titik berhasil diselesaikan dan sudah memenuhi syarat untuk menopang 34 lapis lantai bangunan diatasnya," kata Erwin, di Marketing Gallery Synthesis Residence Kemang, Jakarta, Rabu (14/2).

Menurut Erwin, pihaknya menggandeng PT Pakubumi Semesta dalam pengerjaan pondasi Synthesis Residence Kemang. Terlebih, kata dia, perusahaan tersebut memiliki kompetensi dalam bidang pondasi dan substruktur, sehingga dapat mewujudkan pembangunan apartemen sesuai dengan desain yang sudah direncanakan.

"Kerja sama Synthesis Development dan Pakubumi Semesta diharapkan dapat memaksimalkan kualitas bangunan apartemen ini. Synthesis Development sendiri memiliki pengalaman dalam mengembangkan beragam tipe properti, apartemen, perumahan, hotel, perkantoran, convention centre dan pusat belanja. Atas dasar komitmen tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk membangun kemitraan dan sinergi," tambah Erwin.

Sementara itu, Direktur PT Pakubumi Semesta, Andreas Suharsono, mengatakan, saat ini pengerjaan titik bored pile sejumlah 1.238 pondasi untuk tower Nakula dan Sadewa telah 100 persen selesai.

"Penggalian untuk basement 4 lantai sudah mencapai kedalaman 14 meter dan pemagaran seluruh kawasan 90 persen telah selesai," jelasnya.

Andreas mengatakan, saat ini sedang dilakukan perkuatan strutting sebagai struktur penahan tanah untuk mengamankan area galian selama pengerjaan basement dan persiapan raft pondasi.

"Raft pondasi selalu ada pada bangunan yang mempunyai basemen berfungsi untuk meningkatkan kekokohan pada bangunan dan gedung bertingkat," kata Andreas.



Sumber: BeritaSatu.com