Minyak Dunia Menguat Akibat Sentimen Stok AS

Minyak Dunia Menguat Akibat Sentimen Stok AS
Ilustrasi minyak dunia. ( Foto: vungtauoil.com )
/ WBP Kamis, 15 Februari 2018 | 08:38 WIB

New York- Harga minyak dunia ditutup menguat menguat pada perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (15/2) setelah melemah sepanjang perdagangan. Penguatan karena persediaan minyak mentah AS lebih kecil dari perkiraan.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, meningkat US$ 1,41 menjadi US$ 60,60 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April, bertambah US$ 1,64 menjadi US$ 64,36 per barel di London ICE Futures Exchange.

Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporan mingguannya pada Rabu (14/2), persediaan minyak mentah AS naik 1,8 juta barel menjadi 422,1 juta pada minggu lalu, atau kenaikan mingguan ketiga berturut-turut setelah 11 minggu berturut-turut menurun. Sementara itu, para analis memperkirakan kenaikan 2,8 juta barel. Namun demikian, persediaan bensin naik 3,6 juta barel, lebih besar dari yang diperkirakan.

Pelemahan dolar AS juga membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks dolar AS turun untuk hari ketiga berturut-turut pada Rabu (14/2), karena para investor mencerna sejumlah data ekonomi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,65 persen menjadi 89,124 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).



Sumber: Xinhua, Antara