Perkuat Pembiayaan Alat Berat, MNC Leasing Gandeng Volvo

Perkuat Pembiayaan Alat Berat, MNC Leasing Gandeng Volvo
Pekerja menggunakan alat berat menancapkan tiang pancang untuk proyek pelebaran jalan tol di ruas jalan tol Sidoarjo-Porong, Jawa Timur, 7 Juni 2017. ( Foto: Antara/Umarul Faruq )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 12 Maret 2018 | 19:42 WIB

Yogyakarta- Perusahaan pembiayaan, PT MNC Guna Usaha Indonesia (MNC Leasing) manggandeng PT Volvo Construction Equipment (VCE) Indonesia guna memperkuat pembiayaan alat berat seiring menggeliatnya harga komoditas dan pembangunan infrastruktur.

CEO MNC Leasing Paulus Cholot Janala dalam keterangan yang diterima redaksi mengatakan, prospek alat berat di Indonesia terus meningkat sejak tahun 2017. Dia meyakini hal itu berlanjut pada tahun 2018. "Lonjakan permintaan dipengaruhi pulihnya harga komoditas serta proyek pembangunan infratsuktur yang masif di Indonesia," kata dia, Senin (12/3).

Cholot mengatakan, saat ini, portofolio penyaluran pembiayaan MNC Leasing masih didominasi alat berat sebesar 70 persen.

Dalam kerja sama ini, MNC Leasing ditunjuk sebagai partner strategis dalam pembiayaan produk Excavator EC200D yang diklaim menjadi excavator paling cepat di kelasnya. Anak usaha MNC Kapital ini memberikan opsi bebas pembayaran angsuran untuk 3 bulan. “kami juga memberikan tambahan asuransi alat berat, cukup bayar 2,5 persen untuk cover asuransi selama 3 tahun,” ujarnya.

mnc

Dia berharap program tersebut dapat membidik pasar konstruksi di Indonesia, dan berperan serta dalam kemajuan infrastruktur di Indonesia.

Sementara Managing Director VCE Indonesia Edouard Savelli menuturkan, sektor konstruksi di Indonesia melonjak dalam beberapa tahun belakang ini. Untuk itu, potensi bisnis di sektor konstruksi menjadi momen agus bagi VCE untuk meluncurkan produk Excavator Volvo EC200D.

Sebagai informasi, penjualan Excavator baru Volvo EC200D diageni diler alat berat ternama. Area Sumatera dan Jawa melalui PT Indotruck Utama serta area Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia timur melalui PT Intraco Penta Prima Servis. “Kami yakin produk ini mampu menjawab tantangan di pasar alat berat di Indonesia,” tutup Edouard.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE