AP I Dukung Industri Pariwisata Kaltim

AP I Dukung Industri Pariwisata Kaltim
Pulau Derawan, Kalimantan Timur ( Foto: indoindian.com )
Bernadus Wijayaka / BW Selasa, 13 Maret 2018 | 22:53 WIB

Balikpapan– PT Angkasa Pura (AP) I menyiapkan dua program untuk mendukung pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim). Dua program itu adalah Collaboration Destination Development (CDD) dan insentif landing fee di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan.

Dua program tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan target kunjungan 10 juta wisatawan ke Kaltim pada 2018.

Sebagai langkah awal, focus group discussion dilaksanakan di Platinum Hotel, Balikpapan, Senin (12/3). Tema yang diangkat adalah ‘Elevating East Borneo as Eco Tourism Destination’. Semua stakeholder hadir dalam kegiatan ini, mulai Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan maskapai, hingga pelaku usaha travel dan turis.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP I Devy W Suradji mengatakan, sinergi stakeholder dibutuhkan. “Sinergi antar-stakeholder ini dibutuhkan. Tujuannya agar pengembangan industri pariwisata di Kaltim bisa lebih cepat terakselerasi. Kalau semua berjalan bagus, dampak positifnya bagi pertumbuhan ekonomi ini bisasegera dirasakan,” ungkapnya.

Menurutnya, target 10 juta kunjungan wisatawan tahun ini bisa terealisasi. Salah satu caranya dengan membuka pintu udara Kaltim selebar mungkin.

Ditegaskan, AP I merespons kebutuhan tersebut dengan meluncurkan CDD. Program ini sebelumnya diarahkan untuk 10 kota di Indonesia, termasuk Balikpapan.

Program CDD akan digulirkan dengan tiga tahapan. Pertama dengan penguatan awareness di industri pariwisatanya. Langkah berikutnya, mengumpulkan para stakeholder pariwisata. Kemudian, penguatan partisipasi kerja bersama pun dilakukan.

Bila semua tahapan terlaksana, berikutnya hardselling digulirkan dengan disertai evaluasi. Devy menambahkan, AP I optimistis bisa membantu Kaltim memenuhi target.

“Target 10 juta wisatawan itu tidak sedikit. Untuk mewujudkannya butuh dukungan dari semua pihak. Melihat respons positif dari semua stakeholder, kami yakin bisa meewujudkan target Kaltim tersebut. AP I melihat Bandara Sepinggan ini memiliki potensi besar,” lanjutnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap daerah terus mengembangan potensi pariwisata yang dimilikinya.

“Pemerintah daerah harus aktif mengembangkan potensi pariwisatanya. Sebab, AP I sudah menyiapkan aksesibilitasnya dengan baik. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, kalau sektor pariwisata naik imbasnya cukup besar terhadap perekonomian daerah,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE