Mayoritas Konsumen Asya Pilih KPR

Mayoritas Konsumen Asya Pilih KPR
Proyek hunian Asya, Jakarta besutan PT Astra Modern Land. ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Selasa, 17 April 2018 | 19:59 WIB


Jakarta – Mayoritas konsumen proyek hunian Asya, Jakarta memilih cara bayar angsuran kredit pemilikan rumah (KPR) lewat bank. Asya merupakan besutan PT Astra Modern Land (AML) yang berdiri di atas lahan seluas 70 hektare (ha).
“(Kami) Bekerjasama dengan CIMB Niaga agar dapat memenuhi permintaan konsumen yang sebagian besar memilih cara membayar angsuran KPR via bank,” tutur Presiden Direktur PT Astra Modern Land Wibowo Muljono, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (17/4).

Kerja sama AML dengan Cimb Niaga ditandatangani di Jakarta, Senin.

Lewat kerja sama itu, tambah Wibowo, pihaknya berharap customer Asya dapat merasakan kemudahan dalam melakukan cicilan rumah jangka panjang dengan bunga yang menarik.

Menurut Mortgage Business Development Head PT Bank CIMB Niaga Tbk, Novlia Dwi Astine, pihaknya menjalin kerja sama karena AML memiliki reputasi yang baik di bisnis properti Indonesia. AML merupakan gabungan dari Astra International, Hongkong Land Ltd, dan Modernland Realty. Selain itu, proyek Asya memiliki banyak keunggulan dan diminati oleh masyarakat sehingga bisa semakin memperbesar penyaluran KPR CIMB Niaga.

Sementara itu, memasuki triwulan I-2018, township Asya meluncurkan klaster teranyarnya, yaitu Matana. Serupa dengan Semayang, klaster eksklusif ini mengadopsi dari nama Matano, yang merupakan nama salah satu danau di Kalimantan. Matana nantinya merangkum sebanyak 210 unit rumah eksklusif yang terdiri atas6 tipe. Keenamnya meliputi Tipe 7 (7x14m), Tipe 9 (9X14m), Tipe 12 Corner House (12X14m), dan Tipe 13 Corner House (13x14 m). Lalu, Tipe 9 Deluxe House (9X17m) dan Tipe 12 Corner Deluxe (12x17m).

Kini, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 2,5 miliar per unit. Untuk tahap pertama, klaster Matana dipasarkan sebanyak 93 unit.

Mirip dengan Semayang, dari segi desain, klaster Matana memiliki konsep yang unik, yaitu ceiling living room setinggi 4,3 meter dan ketinggian Master Bedroom di 3,9 meter. Keberadaan ceiling yang tinggi untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara di dalam rumah. Selain dapat memaksimalkan ruang, faktor kenyamanan inilah yang kami adopsi dalam mengembangkan township Asya.



Sumber: Investor Daily
CLOSE