Maret, Kunjungan Turis Asing Naik 13,62%

Maret, Kunjungan Turis Asing Naik 13,62%
Ilustrasi wisatawan mancanegara. ( Foto: Antara )
/ WBP Rabu, 2 Mei 2018 | 16:42 WIB

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2018 naik 13,62 persen menjadi 1,36 juta dari 1,2 juta pada bulan Februari 2018. Secara kumulatif, sepanjang Januari-Maret 2018, ada 3,67 juta kunjungan wisman ke Indonesia, atau naik 14,87 persen dari periode yang sama 2017.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengatakan jika dibandingkan Maret 2017, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik 28,76 persen. "Kenaikan cukup signifikan, karena kondisi Bali sudah mulai recovery. Tahun lalu ada pengaruh dari status Gunung Agung," kata Yunita dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (2/5).

Menurut data BPS, wisatawan asing paling banyak masuk ke Indonesia menggunakan angkutan udara (62 persen), sisanya angkutan laut (22 persen) dan darat (16 persen).

Wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia, menurut BPS, paling banyak berasal dari Malaysia (250.994) diikuti Tiongkok 180.454), Singapura (167.516), Timor Leste (138.499), dan Australia (100.366). "Wisman Malaysia meningkat karena adanya pembukaan rute baru maskapai," kata Yunita.

Secara kumulatif, sepanjang Januari-Maret 2018, ada 3,67 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, naik 14,87 persen dibandingkan jumlah kunjungan turis asing pada periode yang sama pada 2017 yang tercatat 3,19 juta kunjungan.

Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Maret rata-rata 57,10 persen atau naik 2,40 poin dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu yang tercatat 54,70 persen. Jika dibandingkan dengan Februari 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Maret 2018 juga naik 0,89 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel klasifikasi bintang selama Maret 2018 tercatat 1,95 hari, naik 0,06 poin jika dibandingkan dengan kurun yang sama tahun sebelumnya



Sumber: ANTARA