REI DIY Optimistis Penjualan Rumah Meningkat

REI DIY Optimistis Penjualan Rumah Meningkat
Ilustrasi perumahan. ( Foto: Antara / Mohammad Ayudha )
/ FER Sabtu, 30 Juni 2018 | 21:51 WIB

Yogyakarta - DPD Real Estat Indonesia (REI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) optimistis penjualan rumah akan meningkat pada Agustus hingga Desember 2018.

"Kami yakin Agustus hingga Desember 2018 pertumbuhan penjualan akan meningkat, " kata Ketua DPD REI DIY, Rama Adyaksa Pradipta, di Yogyakarta, Sabtu (30/6).

Menurut Rama, pasca-Lebaran tren penjualan berbagai produk hunian anggota REI DIY mulai dari perumahan hingga apartemen masih landai. "Pasca-Lebaran ini tren penjualan belum terlalu banyak berubah," kata dia.

Pada Agustus hingga Desember 2018 penjualan rumah ditargetkan mengalami peningkatan kembali karena, katanya, saat itu Yogyakarta memasuki massa tahun ajaran baru. Pada periode itu diperkirakan banyak calon mahasiswa atau pelajar yang datang ke Yogyakarta sekaligus mencari hunian seperti apartemen, indekos, hingga rumah.

"Berbeda dengan daerah lain, tren penjualan properti di DIY memang memiliki kaitan erat dengan status Yogyakarta sebagai kota pendidikan," kata dia.

Rama mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Yogyakarta mencapai 300 unit selama 2018. Namun demikian, pihaknya menyayangkan suplai rumah subsidi dengan kisaran Rp 130 juta per unit hingga saat ini masih rendah.

"Peminat rumah subdisi di DIY cukup besar karena harga yang ditetapkan pemerintah cukup terjangkau. Bahkan, kekurangan pasokan rumah (backlog) tersebut di DIY mencapai 252.000 unit pada 2017," jelasnya.

Selain rumah subsidi, menurut Rama, pada tahun ini REI DIY menggenjot pemasaran rumah terjangkau dengan kisaran harga Rp300 juta karena dinilai memiliki pangsa pasar yang tidak kalah besar di provinsi ini.  "Peminat rumah Rp300 juta sangat banyak, namun suplai masih sangat kurang," kata dia.



Sumber: ANTARA