Harga Emas Lanjutkan Penguatan Akibat Pelemahan Dolar

Harga Emas Lanjutkan Penguatan Akibat Pelemahan Dolar
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
/ WBP Jumat, 14 September 2018 | 08:48 WIB

Chicago - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (14/9), karena investor beralih membeli aset-aset berisiko, bukan mencari aset-aset safe haven emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun US$ 2,7 atau 0,22 persen, menjadi US$ 1.208,2 per ounce.

Namun penurunan emas lebih lanjut tertahan pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,28 persen menjadi 94,55 pada pukul 19.45 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sebelumnya, harga emas telah naik selama dua hari berturut-turut, didukung oleh pelemahan dolar AS di tengah kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat dan mitra-mitra utamanya, serta setelah laporan Beige Book dari Federal Reserve AS menunjukkan bahwa ekonomi AS berkembang pada kecepatan moderat hingga akhir Agustus.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 4,9 sen AS atau 0,34 persen, menjadi US$ 14,244 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober bertambah US$ 3,4 atau 0,43 persen, menjadi US$ 803,3 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara
CLOSE