BI Sebut 3 Aspek Paradigma Baru Pembiayaan Infrastruktur

BI Sebut 3 Aspek Paradigma Baru Pembiayaan Infrastruktur
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers Indonesia Investment Forum 2018, "A New Paradigm in Infrastructure Financing" di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10). ( Foto: Investor Daily / Nasori )
Nasori / NAS Rabu, 10 Oktober 2018 | 00:12 WIB

Tanjung Benoa - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tiga aspek paradigma baru dalam pembiayaan infrastruktur. Ketiga aspek itu adalah pergeseran dari pembiayaan pemerintah ke pembiayaan swasta. Kedua, proyek infrastruktur sebagai sebuah kelas aset (class asset). Ketiga, basis investor yang luas, baik dari institusi maupun ritel.

“Terdapat beberapa keuntungan pembiayaan infrastruktur melalui peran swasta,” ujar Perry saat menyampaikan pandangannya dalam Forum Investasi Indonesia 2018 di Tanjung Beno, Bali, Selasa (9/10).

Keuntungan pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, dan tol laut. Hal tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka menengah-panjang.

Kedua, memperbaiki defisit transaksi berjalan, mengingat pembiayaan swasta datang tak hanya dari dalam negeri namun juga oleh asing. “Ketiga, memperluas kesempatan investor domestik maupun asing untuk berpartisipasi dalam pembiayaan infrastruktur,” kata Perry.

Mengingat pentingnya peran swasta dalam pembangunan infrastruktur, lanjut Perry, otoritas terkait perlu mendorong minat investor swasta. Caranya dengan mengupayakan agar sekuritas, obligasi, saham, dan instrumen lainnya menarik dari sisi komersial.

Selain itu, stabilitas ekonomi Indonesia harus selalu terjaga, untuk meyakinkan investor bahwa ekonomi Indonesia tak hanya potensial namun juga stabil. Tak ketinggalan, manajemen risiko pun harus dijaga, baik dari sisi nilai tukar, suku bunga, maupun likuiditas.

“Dalam seluruh aspek tersebut, Bank Indonesia terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan lembaga terkait lainnya, agar investasi swasta dapat terus ditingkatkan,” tandas dia.



Sumber: Investor Daily
CLOSE