IPO dan Konversi Utang

Urban Jakarta Siap Lepas 28,08% Saham

Urban Jakarta Siap Lepas 28,08% Saham
Ilustrasi pembangunan apartemen. ( Foto: Antara )
Devie Kania / FER Jumat, 9 November 2018 | 22:47 WIB

Jakarta - PT Urban Jakarta Propertindo memutuskan melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan melepas 16,85 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perusahaan kepada publik. Perseroan juga memberikan hak kepada Ibukota Development Ltd (IDL) untuk konversi utang menjadi 11,23 persen saham di Urban Jakarta Propertindo.

Manajemen Urban Jakarta Propertindo menyatakan, pihaknya menggelar masa penawaran awal IPO saham selama 9-19 November 2018. Lalu setelah itu, fase IPO diproyeksi berlangsung pada 4-6 Desember 2018, dan Urban Jakarta Propertindo berharap dapat mulai mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Desember mendatang.

"Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak 600.000.000 unit saham untuk ditawarkan kepada publik. Serta, menerbitkan 400.000.000 unit saham baru untuk rencana konversi utang senilai US$ 25 juta atau ekuivalen Rp 338,7 miliar kepada IDL menjadi saham," ujar manajemen Urban Jakarta Propertindo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (9/11).

Mengenai konversi utang, manajemen perseroan menginformasikan bahwa pemegang saham pengendali Urban Jakarta Propertindo, yakni PT Nusa Wijaya Propertindo telah menandatangani penegasan kembali perjanjian konversi utang pada 23 Oktober 2018. Karena itu, bersamaan dengan pencatatan saham IPO yang ditawarkan kepada publik, kelak IDL akan resmi menjadi pemegang 11,23 persen saham di Urban Jakarta Propertindo.

Adapun usai tahapan listing ke depan, Urban Jakarta Propertindo akan melepas total 28,08 persen saham kepada publik, dan IDL. Namun ke depan, porsi kepemilikan publik dan IDL akan berubah. Pasalnya, bersamaan dengan IPO saham, calon emiten ini juga menawarkan 840.000.000 unit waran seri I.

Pihak manajemen Urban Jakarta Propertindo menyampaikan, setiap pemegang lima saham perseroan berhak untuk meraih satu waran. Adapun, pasca pemegang saham mengeksekusi waran I tersebut, porsi kepemilikan IDL di Urban Jakarta Propertindo akan menyusut ke 9,09 persen, dan porsi saham publik naik ke 32,72 persen.

Penggunaan Dana

Berdasarkan rencana perusahaan, sebanyak 50 persen dana hasil IPO saham akan dialokasikan untuk mengakuisisi lahan di kisaran Jabodetabek, 30 persen untuk belanja modal, dan pemgembangan, serta sisanya untuk kebutuhan modal kerja Urban Jakarta Propertindo.

"Khusus alokasi 30 persen terhadap belanja modal dan pengembangan, perseroan berniat menggunakan dana IPO saham untuk biaya pengembangan, konstruksi awal dan perizinan proyek Urban Suites, Urban Sky, dan beberapa proyek perseroan lainnya," ungkap Manajemen Urban Jakarta Propertindo.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE