Selain untuk pabrik, lahan ini juga untuk  kampung organik atau green factory.

Produsen alat-alat kecantikan, PT Martina Berto Tbk (MBTO) membangun pabrik di Cikarang, Bekasi, dengan investasi sebesar Rp44 miliar.

Direktur Utama Martina, Bryan David Emil, mengatakan dana pembangunan pabrik tersebut merupakan diambil dari belanja modal sebesar Rp36 miliar. Sisa kekurangannya akan dibebankan pada tahun depan.

"Pada 23 April 2012 peletakan batu pertama pabrik jamu dan obat tradisional telah dilaksanakan," kata Bryan, di Jakarta, hari ini.

Pabrik tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 9 hektar. Selain untuk pabrik, lahan ini juga untuk  kampung organik atau green factory. Pembangunan pabrik yang memiliki kapasitas produksi 269 ton dalam satu shift ini diperkirakan akan selesai pada semester I-2013.

Bryan mengatakan, sebelum memiliki pabrik ini, perseroan menyewa dari pihak lain dengan kapasitas diatas 200 ton per tahun.

Sementara untuk mesin, perseroan masih mengkaji untuk membeli dari luar negeri yaitu dari Taiwan, China, atau Korea. Sedangkan untuk mesin yang lebih sederhana dibeli dari dalam negeri.

 

 


Penulis: