Ilustrasi layanan perbankan
Pada tahap awal kerja sama tersebut, BRI mengelola gaji pegawai BIG. Para pegawai BIG sudah dapat mengambil uang mereka di seluruh jaringan kerja dan layanan BRI di Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menandatangani kerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk pengelolaan dana lembaga tersebut sebesar Rp540 miliar. BIG dahulu bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Direktur Bisnis Kelembagaan BRI, Asmawi Syam, mengatakan, pada tahap awal kerja sama tersebut, BRI mengelola gaji pegawai BIG. Para pegawai BIG sudah dapat mengambil uang mereka di seluruh jaringan kerja dan layanan BRI di Indonesia.

"BIG punya 747 pegawai, untuk tahap awal baru layanan gaji saja melalui sistem cash management. Tapi ke depannya bisa untuk macam-macam kerja sama, misalnya pemberian kredit multiguna (BRIGuna), kredit kendaraan bermotor (KKB), kredit pemilikan rumah (KPR). Mereka juga punya koperasi," kata Asmawi, seusai penandatanganan kerja sama di Gedung BRI, Jakarta, hari ini.

Asmawi mengatakan, seperti lembaga pemerintah lainnya, BIG mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan dana operasional BIG ditempatkan di BRI, gaji karyawan tidak perlu di luar BRI pula.

"Cash management seperti ini manfaatnya untuk sistem perekonomian negara kita. Uang beredar jadi berkurang (less cash society), sebab semuanya masuk dalam satu sistem," katanya.

Menurut Asmawi, pendapatan berbasis biaya (fee based income) memang terbantu melalui cash management. Namun, pendapatan tersebut baru signifikan jika nasabah banyak melakukan transaksi.

Sebab itu, perseroan membidik pendapatan bunga dari potensi pemberian kredit kepada 747 pegawai BIG. Menurut Asmawi, potensi terbesar yaitu kredit multiguna yang plafonnya mencapai Rp25 juta per debitor.

"Kalau bisa 700 orang, jika dikali 25 juta, bisa mencapai Rp35 miliar. Itu potensinya. Tapi kami belum memasang target, karena kami menunggu permintaan dari mereka," katanya.

Jenis kredit lainnya yang dapat diberikan untuk para rekanan dan mitra BIG berupa fasilitas kredit modal kerja, kredit investasi, dan bank garansi.

Sekretaris Utama BIG, Budhy Andono Soenhadi, mengatakan dana operasional sebesar Rp 540 miliar tersebut merupakan dana tahunan dari APBN. Tahun lalu, dana operasional BIG tercatat sebesar Rp430 miliar.

"Dengan adanya kerja sama ini, dana pegawai bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan. Gaji karyawan juga dapat dikelola lebih baik dan transparan," kata Budhy.

Diharapkan nantinya kerja sama untuk kredit pegawai dan koperasi bisa dikenakan pricing yang lebih murah. Saat ini, pihaknya masih berdiskusi untuk rate yang bersifat mutual bagi keduanya.

"Kami juga bisa memberikan jasa bagi BRI untuk perencanaan geospasial jika mereka ingin menambah cabang. Juga jika ketika ada gedung BRI yang rusak, kami bisa langsung mendeteksi," kata Budhy.

Penulis: /FEB