Ilustrasi BNI
Nilai tersebut disalurkan kepada 1.535 TKI di berbagai negara tujuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) hingga kini telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebesar Rp 20,9 miliar.

Nilai tersebut disalurkan kepada 1.535 TKI di berbagai negara tujuan.

Vice President Commercial and Small Management BNI Ronny Venir mengatakan, dukungan pendanaan tersebut diberikan sejak pra-keberangkatan, bekerja di negara tujuan, serta ketika pulang ke Indonesia.

“Dukungan lengkap itu diperlukan agar para TKI tetap memiliki mata pencaharian selepas bekerja di luar negeri,” ujar Ronny dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/10).

Dia menjelaskan, penyaluran KUR untuk TKI tersebut ditujukan pada negara-negara yang telah bekerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta Indonesia.  Sejumlah negara tersebut yaitu Jepang, Malaysia, Taiwan, Hongkong, dan Korea Selatan.

“Kami tidak menutup kemungkinan untuk menambah negara tujuan TKI yang mendapatkan dukungan KUR. Sebab, BNI memiliki lima cabang di luar negeri, sehingga dapat mempermudah transaksi bagi TKI,” kata Ronny.

Lebih lanjut, kata dia, BNI akan meningkatkan daya jangkau KUR pada TKI yang saat ini masih bekerja di luar negeri. Acara sosialisasi paling terbaru telah diadakan kepada para tenaga kerja magang (Kensushei) Indonesia di Hamamatsu, Jepang, pada 23-24 September 2012.

“Para TKI juga diminta menginformasikan kepada orang terdekatnya yang berniat bekerja di Jepang untuk memanfaatkan fasilitas KUR sebagai modal sebelum berangkat,” ujarnya.

Sebanyak 1.582 jaringan bank koresponden di 103 negara, kata Ronny, siap mendukung penyaluran KUR TKI. Selain lima kantor cabang di luar negeri, BNI juga berencana menambah cabang di kawasan utama pengerahan TKI, yaitu di Jeddah, Arab Saudi.

Lalu lintas devisa terkait transaksi oleh para TKI, lanjutnya, juga didukung perwakilan remitansi (Remitting Agent) di beberapa negara. Di antaranya yaitu SingPos Remittance (Singapura), Merchant Trade & Golden KL Remittance (Malaysia), Afima Remittance (Brunei Darussalam), Kangaroo Service (Australia), BNI Remittance Line (Hongkong).

Kemudian, juga melalui penempatan personil Remittance Representative di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

 


Penulis: