Interior Chevrolet Spin.
Jok Chevrolet Spin.
Design unik penutup glove box pada Chevrolet Spin yang terbuka ke atas.
Interior dipoles dua warna, ruang kemudi dirancang dual cockpit.

Mobil tujuh penumpang Chevrolet Spin akan diproduksi di Indonesia tahun depan, namun sampai saat ini General Motors baru menunjukkan satu purwarupa yang terus tertutup pintunya di ajang Indonesia International Motor Show beberapa waktu lalu.

Bagi yang penasaran bagaimana ‘jerohan' Spin, model yang sama yang sudah diproduksi dan dijual di Brasil mungkin bisa memberi gambaran.

Interior di semua tipe Spin akan tersedia dalam dua warna termasuk dasbor dan pembalut door trim.

Kabin depan jenis multi-purpose vehicle (MPV) kecil ini dirancang dual cockpit khas Chevrolet: antara pengemudi dan penumpang depan dipisahkan konsol panjang tempat tuas transmisi dan hand brake.

Di ujung konsol terdapat kompartemen kecil tempat menyimpan kacamata dan barang-barang kecil.

Di atasnya adalah panel berisi tiga tombol bundar pengatur suhu dan dua tombol yang lebih kecil, salah satunya untuk menghidupkan alat pengering embun kaca.

Di atasnya lagi, menguasai bagian tengah dasbor, adalah sistem audio-video yang bisa juga diganti dengan sistem infotainment layar sentuh, tombol hazard lamps dan tombol central door lock.

Tombol-tombol infotainment itu diapit dua rongga kecil yang tak begitu jelas fungsinya, karena terlalu kecil untuk dipakai menyimpan barang. Ventilasi udara terdapat di bagian paling atas di tengah dasbor dan di sisi kiri kanan.

Tombol lampu utama terdapat di sebelah kiri kemudi (kemungkinan di sebelah kanan kemudi di negara setir kanan seperti Indonesia), tuas lampu sein di sebelah kiri, sementara tuas kanan untuk menyalakan wiper atau penyapu air di kaca.

Tombol audio juga terdapat di batang kemudi sebelah kiri, dan untuk versi termewah juga ada tombol tambahan di batang kemudi sebelah kanan.

Kompartemen penyimpan barang utama (umumnya disebut glove box) di depan penumpang ber-design unik dengan model penutup yang terbuka ke atas dengan dua engsel besar.

Jok tengah terbagi dua, dan masing-masing sandarannya bisa dilipat tepisah untuk memberi jalan bagi penumpang di baris ketiga, atau ditekuk bersama tempat duduknya.

Namun baris ketiga diperuntukkan bagi penumpang anak-anak. Orang dewasa dengan tinggi badan lebih dari 165cm tidak akan merasa nyaman berlama-lama di sana karena ruang kaki yang sempit.

Indikator di belakang setir seperti tachometer, speedometer dan petunjuk isi bahan bakar merupakan kombinasi digital dan analog.

Meskipun kapasitas mesin versi Indonesia akan diturunkan dari versi Brasil yang 1,8L, Chevrolet menjanjikan design interiornya akan sama, kecuali tentu ruang kemudi yang berpindah ke sebelah kanan.

Lihat di sini untuk mengetahui performa Spin versi Brasil dalam test drive yang dilakukan Beritasatu.com belum lama ini.

Penulis: