Waskita Karya
Mengalokasikan 10 persen IPO Waskita Karya kepada investor asing.

PT Waskita Karya menargetkan dana penawaran saham perdana (Initial public offering/PO) berkisar Rp1-1,2 triliun dengan melepas 3 miliar saham dari total saham perseroan.

Dengan asumsi tersebut, harga saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini dibanderol Rp366-400 per saham. Dijadwalkan Waskita melakukan pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2012.

Direktur Utama Waskita M. Choliq menyatakan, pencatatan saham perdana (listing) akan dilangsungkan pada 19 Desember 2012.  "Dananya akan dipergunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan sebesar 40 persen serta perbaikan struktur permodalan 60 persen," kata dia.
 
Sementara Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djayanto mengatakan, akan mengalokasikan 10 persen IPO Waskita Karya kepada investor asing.

"Awalnya kami alokasikan peminat luar negeri 20 persen, namun kita akan tekan sekitar 10 persen saja sehingga domestik lebih besar, yakni 90 persen," kata pandu di Jakarta, Selasa (20/11).

Dia mengatakan, meski porsi asing tidak signifikan, namun perseroan tetap melakukan masa penawaran awal (roadshow) ke luar negeri ke Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.
 
Pandu menambahkan, kisaran harga saham IPO Waskita hampir sama dengan PT PP Tbk. "Kalau mau tahu harganya benchmark-nya PT PP. Hitung saja harganya itu dari kapitalisasi pasar PTPP sekitar 30 persen," paparnya.

Sekadar informasi, PP melakukan IPO pada 2010 silam dengan mematok harga penawaran saham IPO Rp560 per saham dari harga penawaran Rp530-900 per saham.

Waskita akan menggunakan buku Juni 2012. Pada periode tersebut, BUMN karya ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,66 triliun dengan laba bersih Rp35 miliar. Pada 2012, perseroan menargetkan pendapatan Rp9,1 triliun dan laba Rp250 miliar. 
 

Penulis: