Sejumlah kendaraan melintas diantara material pembangunan saluran air tak terurus tanpa ada pengerjaannya saat ditemui di Jalan Kapuk Raya, Jakarta Barat, akibat dari pembangunan saluran air yang tidak kunjung selesai membuat sejumlah penggunan jalan terganggu dan pemilik usaha dipinggir jalan terganggu karena aksesnya terbatas (16/1/12). FOTO :  Ruht Semiono/Suara Pembaruan
Proses lelang proyek dilakukan dalam tiga tahap.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum  telah melelang sebanyak 2.547 paket kegiatan infrastruktur senilai Rp9,28 triliun untuk tahun anggaran 2013.

Lelang sejumlah proyek ini masuk dalam tahap pertama dan sudah dilaksanakan sejak November 2012.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum  Mohammad Hasan mengungkapkan, berdasarkan rencana umum terdapat 5.475  paket kegiatan infrastruktur yang akan dilelang tahun ini dengan total  nilai sebesar Rp 13,92 triliun. Sedangkan yang sudah dilelang sebanyak 2.547 paket senilai Rp 9,28 triliun.

"Atau baru terealisasi 66,66% dari  target rencana umum," ujar dia dalam rapat dengar pendapat antara Ditjen  Sumber Daya Air dan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (16/1).
 
Dari jumlah paket kegiatan yang dilelang, sudah ada 19 proyek senilai Rp  71,98 miliar yang sudah ada pemenang tender.

Adapun sisa proyek lainnya  masih dalam proses pendaftaran peserta tender sebanyak 905 paket (Rp  2,16 triliun), pemberian penjelasan 526 paket (Rp 2,31 triliun),  pembukaan penawaran harga 679 paket (Rp 3,57 triliun), dan terdapat 97  paket (Rp 372,56 miliar) masih dalam proses sanggahan pemenang.
 
Hasan menambahkan, proses lelang proyek di Ditjen Sumber Daya Air dilakukan dalam tiga tahap.

Tahap pertama dilakukan sejak November 2012  hingga pertengahan Januari 2013 yang menghasilkan 2.547 paket yang sudah  terlelang.

 Adapun tahap kedua direncanakan pada pertengahan Januari  2013 hingga akhir Maret 2013 dengan 819 paket akan dilelang.

Sedangkan  lelang tahap ketiga dilakukan pada Juni-September 2013 sebanyak 53 paket  baru proyek tahun jamak (multiyears).
 
"Proses lelang paket tahap dua dan tiga terkait dengan permasalahan  kesiapan tender, seperti no objection letter dari pinjaman luar negeri,  izin kontrak tahun jamak, permasalahan sosial, pembebasan tanah, dan  pengkajian desain," terang dia.

Penulis: /WBP