Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat gas isi ulang 12 KG.

Jakarta - PT Pertamina memproyeksikan akan menaikan harga gas elpiji 12kilogram menjadi Rp95.600 per tabung pada Maret 2013.

Vice President LPG & Gas Products Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan harga elpiji itu naik sebesar Rp25.400 per tabung. Adapun harga elpiji 12 kg saat ini Rp70.200 per tabung.

"Kami proyeksikan Maret ini akan naik. Rapat pemegang saham sudah menyetujui rencana kami. Tapi kami masih menunggu keputusan pemerintah," kata Gigih di Jakarta, Rabu (20/02).

Gigih menjelaskan Pertamina tidak mengambil keuntungan dari rencana kenaikan ini. Target penjualan elpiji 12kg tahun 2013 yang sebesar 910.721 Metric Ton (MT) serta asumsi CP Aramco US$917 per MT dan kurs Rp9.384 per US$.

"Kalau Pertamina tidak menyesuaikan harga jual diperkirakan bisnis elpiji akan merugi sebesar Rp 5 triliun," katanya.

Menurut Gigih, Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg terakhir kali pada Oktober 2009 sebesar Rp5.850 per kg. Padahal harga produknya Rp7.174 per kg.

Hingga Desember 2012 tidak ada kenaikan harga meski harga produknya mencapai Rp10.065 per kg. Dia menyebut untuk mengurangi kerugian maka dinaikan Rp2.166 per kg sehingga dapat mengurangi kerugian sekitar Rp1,1 triliun pada tahun 2013 ini.

"Elpiji 12kg ini untuk kelas menengah ke atas. Untuk rakyat miskin kan sudah ada elpiji 3 kg yang disubsidi," jelasnya.

Penulis: Rangga Prakoso/YUD