Ilustrasi Migas

Jakarta - PT Indika Energy Tbk melalui anak usahanya PT Multi Daya Energi, membeli 10 persen saham dalam blok minyak dan gas (migas) Papua Barat milik produsen minyak asal Prancis Total SA.

"Indika bersama Total E&P Indonesia West Papua tekah menandatangani farmount Agreement," kata Corporate Secretary Indika Energy Dedy Happy Hardi dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/2).

Total E&P Indonesia West Papua akan menjual sebagian kontrak partisipasinya pada Southwest Bird's Production Sharing Contract kepada Indika Energy.

Sayangnya dia tidak menjelaskan soal nilai transaksi tersebut.

"Transaksi ini merupakan langkah pertama untuk mengembangkan kerjasama antara Total dan Indika. Ini juga menunjukkan kemampuan Total bekerjasama dengan mitra lokal untuk mengeksplorasi dan mengembangkan minyak dan gas di Indonesia," ujar CEO Total Indonesia, Elizabeth Proust dalam pernyataannya.

Total E&P, produsen terbesar gas alam cair di Indonesia, sebelumnya memperkuat keluhan raksasa minyak AS Chevron mengenai ketatnya aturan migas di Indonesia khusunya bagi investor asing. Hal ini dinilai bisa menghambat investasi migas di Asia Tenggara.

Langkah ini menyusul kesulitan ExxonMobil memperbarui izin kerja CEO setelah pemerintah mengklim perusahan migas aisng tidak kooperatif.

Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo/WBP