Ilustrasi model telanjang yang berpose di peti mati produksi perusahaan di Polandia
Pihak gereja katolik menyatakan bahwa kalender dengan model telanjang merupakan suatu hal yang tidak pantas.

Sebuah perusahaan asal Polandia yang memproduksi peti mati, telah memicu kemarahan kalangan gereja katolik di negara tersebut.

Perusahaan tersebut diketahui telah memproduksi kalender yang menampilkan foto sejumlah model telanjang di depan peti mati produksi mereka.  

Salah satu gambar kalender tersebut menampilkan sorang model pirang tengah berbaring diatas peti mati, dengan hanya menggunakan lingeri tipis dan seekor ular yang melingkar di lehernya.

Sementara pada gambar lainnya menampilkan seorang model dengan pakaian korset yang sangat tipis, tengah meratapi seorang pria yang berbaring dalam peti mati tersebut.
 
"Anak saya memiliki ide untuk membuat kalender perusahaan. Karenanya kami menampilkan sesuatu yang setengah serius, berwarna dan anggun, yang memadukan kecantikan perempuan Polandia dengan peti mati produksi kami," kata Zbigniew Lindner, pemilik perusahaan tersebut. 

"Kami ingin menunjukan bahwa peti mati bukanlah sebuah simbol keagamaan. Hal itu merupakan sebuah produk biasa," kata dia. "Mengapa orang harus takut kepada peti mati dan tidak takut terhadap bisnis kosmetik, perhiasan ataupun koper?' 

Pihak gereja katolik di Polandia sendiri telah menyatakan bahwa kalender dengan model telanjang yang diproduksi oleh perusahaan tersebut merupakan suatu hal yang tidak pantas.

Juru bicara gereja menyatakan, bahwa hal yang menyangkut kematian seseorang haruslah diperlakukan dengan pantas dan sangat tidak sesuai jika dikaitkan dengan unsur seks. 

Penulis: