Untuk mengoptimalkan rangkaian perawatan kulit wajah harian.

Di pasaran produk-produk perawatan kulit wajah umum terdapat toner (penyegar). Biasanya digunakan usai penggunaan produk pembersih wajah. Produk pembersih wajah sudah jelas fungsi dan khasiatnya, namun toner tidak terlalu kentara khasiatnya. Pentingkah penggunaannya?

Bila Anda pernah menggunakan toner usai pembersih wajah, pasti tahu sensasi setelahnya. Ada yang mengaku kulitnya terasa kesat, ada yang merasa jadi kering, dan lain sebagainya, intinya membuat kulit terasa lebih bersih. Setelah membersihkan wajah, umumnya orang mengira kulit sudah bersih dan bisa langsung aplikasikan pelembap, tanpa perlu menggunakan toner. Ternyata, pendapat semacam itu tidak maksimal untuk kecantikan kulit wajah.

Menurut Dawna Sanderson, Franchise Training Manager The Body Shop Asia Tenggara saat berkunjung ke Indonesia mengatakan, toner adalah rangkaian produk perawatan kulit wajah yang sebaiknya tidak dihindari.

"Toner penting untuk mengangkat sisa pembersih, makeup, sel-sel kulit mati, dan debu yang tersisa dan tidak berhasil dibersihkan oleh pembersih wajah. Fungsinya mirip pembilasan pada pencucian baju. Setelah pencucian baju, tentau butuh dibilas, kan?" kata Sanderson.

Sementara itu, dermatolog yang berbais di New York AS, dr Hadley King, dikutip dari situs iVillage mengatakan, toner adalah produk perawatan yang penting dan sangat membantu merawat kecantikan kulit wajah yang cenderung berminyak dan berjerawat, atau bagi mereka yang ingin merasa kulit lebih bersih usai pembersihan kulit wajah setelah penggunaan riasan wajah yang cukup tebal atau tabir surya yang pekat.

Tak hanya itu, dr King juga menjelaskan 6 manfaat lain dari penggunaan toner pada perawatan kulit wajah harian:

Membantu kecilkan pori-pori
Tuangkan cairan toner ke kapas dan sapukan ke wajah yang telah dibersihkan. Lihat tampilan pori-pori yang sedikit mengecil.

Bantu kembalikan keseimbangan pH pada kulit wajah
Pada dasarnya, kulit wajah manusia mengandung asam, dengan tingkat keseimbangan pH antara 5-6. Setelah membersihkan kulit wajah, khususnya pembersih yang bersifat alkalin dari sabun pembersih wajah, keseimbangan pH pada kulit akan sedikit terganggu. Bila ini terus terjadi, kulit butuh waktu untuk menyeimbangkan kembali pH-nya, dan ini bisa mengakibatkan penumpukan minyak pada wajah yang berlebih, namun penggunaan toner bisa mempercepat penyeimbangan pH tadi.

Memberi lapisan pelindung
Toner bisa membantu membersihkan pori-pori sekaligus mengencangkan ruang pada sel-sel setelah dibersihkan. Ini akan membantu mengurangi penetrasi kontaminan dari lingkungan sekitar ke dalam kulit. Bahkan bisa membantu melindungi kulit dan mengurangi klorin yang ada di air keran.

Melembapkan
Beberapa jenis toner berfungsi sebagai humectant, artinya membantu mengikat kelembapan yang ada pada lapisan atas kulit.

Menyegarkan kulit
Dalam keadaan terdesak dan terburu-buru harus mengangkat kotoran atau minyak pada wajah, toner juga bisa digunakan sebagai pengganti pembersih wajah sementara. Akan membantu menyegarkan kembali kulit wajah dalam sekejap. Tentu ini bukan saran utama untuk mengganti pembersih wajah dengan toner.

"Usai diusapkan pada wajah, Anda akan melihat ada sisa warna kecokelatan atau kekuningan pada kapas yang digunakan, ini adalah tumpukan sisa-sisa riasan atau sel kulit wajah yang tidak berhasil dibersihkan produk pembersih wajah. Umumnya hal ini akan terlihat sangat jelas beberapa hari pertama penggunaan toner," kata Sanderson.

Penulis: /WEB