Urine Ternyata Mengandung Hormon Anti Penuaan i

Ilustrasi urine

Oleh: | Jumat, 20 April 2012 | 11:45 WIB
Mengandung antioksidan, melatonin yang mampu melawan radikal bebas.

Selama ini terapi minum urine dikembangkan untuk mengobati berbagai penyakit.

Seperti dilansir Askmen, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa lebih dari tiga juta orang China minum air kencing mereka sendiri karena diyakini baik untuk kesehatan.

Beberapa perempuan Jepang juga mengakui bahwa mereka mengguakan urine-nya sendiri untuk mandi.

Tak hanya itu, Minum urine yang keluar pertama setelah bangun di pagi hari juga merupakan praktek yang sering dilakukan oleh orang China. Di Barat, praktik ini dikenal sebagai terapi urin, dan terapi alternatif ini sering dipromosikan sebagai obat ajaib.

Penyanyi ternama kelas dunia, Madonna sendiri pernah mengatakan kepada David Letterman, bahwa dia buang air kecil sambil berdiri karena ia yakin kakinya yang basah oleh air seni akan mengobati rasa sakit pada kakinya.

Sementara itu, dua atlet bela diri: Lyoto Machida dan Lukas Cummo, serta petinju Juan Manuel Marquez, juga mengaku, minum air seni untuk meningkatkan kesehatan mereka.

Pertanyaannya adalah apakah urin berbahaya atau tidak jika dikonsumsi? Berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Newcastle, diketahui bahwa air seni memiliki manfaat kesehatan karena mengandung zat melatonin.

Air seni pertama setelah bangun di pagi hari memiliki konsentrasi tinggi melatonin. Di dalam tubuh, melatonin bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Jadi, bisa dikatakan melatonin memiliki sifat anti penuaan.

Melatonin dalam urine tidak aktif secara fisiologis, melainkan dihasilkan dari pH asam lambung rendah yang diproduksi secara alami saat Anda tidur. Jadi jika Anda menginginkan air seni yang banyak mengandung melatonin, tentu saja harus banyak tidur.

Beranjak dari temuan itulah, para peneliti berpendapat, bahwa urine tidak tidak beracun. Namun bukan berarti baik untuk dikonsumsi. Bagaimana pun bakteri yang ada di saluran kemih dapat mencemari air seni dan berisiko bagi kesehatan.

Karenanya, jika Anda benar-benar ingin mengonsumsi urine, ambilah urine yang keluar beberapa saat setelah urine pertama keluar. Mengapa bukan urine yang pertama kali keluar yang diambil? Dikhawatirkan urine yang pertama keluar justru berisi bakteri, jadi sangat tak dianjurkan karena dapat memicu berbagai penyakit.

Lantas orang dengan kondisi seperti apa yang tak boleg mengonsumsi urine? Mereka yang mengonsumsi narkoba juga dilarang untuk minum urinenya lantaran sudah tercemar racun dari obat-obatan terlarang tersebut. 

Larangan serupa juga berlakuka pada orang yang mengalami dehidrasi, karena dalam kondisi tersebut urine akan mengandung garam tinggi dan mineral.

Sumber:
ARTIKEL TERKAIT