Setelah 5 Tahun, Don Bosco Tinggalkan Beritasatu TV

Setelah 5 Tahun, Don Bosco Tinggalkan Beritasatu TV
Don Bosco Selamun dan Nunung Setiyani (menghadap kamera) dalam acara perpisahan dengan para staf Beritasatu Media Holdings di Jakarta, 23 Nov. 2016. ( Foto: Beritasatu TV )
Heru Andriyanto / HA Kamis, 24 November 2016 | 04:32 WIB

Jakarta - Don Bosco Selamun, salah satu tokoh utama yang membangun industri televisi berita di Indonesia, akhirnya harus mengucapkan selamat berpisah kepada Beritasatu News Channel, yang selama lima tahun mendapat polesan sang maestro dan tumbuh menjadi salah satu sumber berita video yang disegani di tanah air.

Dan lagi-lagi, yang dia wariskan adalah sebuah stasiun televisi yang mampu mengemas berita secara bermartabat, mendahulukan kepentingan masyarakat daripada kontroversi, menempatkan fakta di depan opini, memancing kecerdasan pemirsa bukan amarah mereka, dan mengesampingkan yang negatif kalau ada sisi positif sebuah berita.

Memang, pria asal Nusa Tenggara Timur ini sebelumnya telah melanglang buana di stasiun-stasiun televisi lainnya. Namun di mana pun dia berada, ketertarikannya hanya satu: pemberitaan atau news reporting. Don Bosco adalah wartawan yang sangat fokus.

Dia mengimbangi fokusnya dengan dedikasi. Ketika mulai merintis Beritasatu TV sebagai pemimpin redaksi praktis dari nol, dia menanggalkan nama besar sebelumnya bersama stasiun televisi lain, ke mana-mana membawa kartu nama dan memperkenalkan diri dengan mantap: "Saya Don Bosco, dari Beritasatu TV".

Teladan ini menular kepada semua jajaran di bawahnya, sehingga reporter dan cameramen bertugas dengan bangga dan tanpa ragu meskipun brand yang mereka wakili ketika itu belum dikenal luas oleh masyarakat dan narasumber.

Selain itu, Don Bosco punya keluwesan bersikap yang membuatnya tetap difungsikan sebagai pewarta berita di luar tugasnya sebagai pemimpin redaksi. Dia tidak segan mengamati dan memberi saran bagi mereka yang baru pertama kali tampil di depan kamera. Namun dia juga menempatkan diri sebagai news anchor papan atas yang disegani sehingga dari menteri, pimpinan KPK sampai presiden bisa lebih dari sekali tampil di program yang membawa inisial namanya: "DBS to the Point".

Maka ketika dia harus mengucapkan selamat tinggal Rabu (23/11) kemarin, para staf yang sedang tidak bertugas tak mau melewatkan momen tersebut, sebelum dia benar-benar pergi menuju televisi lain yang beruntung mendapatkan servisnya.

Apalagi, bukan hanya dia yang akan mencari tantangan baru, namun juga wakilnya Nunung Setiyani, yang dikenal sebagai pembawa acara "The Headlines".

"Saya berharap Beritasatu akan menjadi sebuah channel yang independen, objektif dan berimbang. Saya merasa bahwa value soal jurnalisme semacam ini sudah mengakar di Beritasatu sejak didirikan sampai sekarang," kata Don Bosco.

Dengan kalimat itulah Don Bosco melepas Beritasatu News Channel kepada penggantinya, Claudius Boekan.

Melihat antara sekarang dan lima tahun lalu, hanya satu kalimat yang layak diucapkan oleh jajaran Beritasatu: "Terimakasih banyak Bang Don dan Mbak Nunung."



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE