Catherine Lian

Memimpin dengan Rendah Hati

Catherine Lian. (Istimewa)

Oleh: Imam Suhartadi / AB | Selasa, 8 Agustus 2017 | 12:58 WIB

Karyawan adalah aset yang amat penting. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana mengelola karyawan agar mereka merasa dihargai dan terhubung dengan perusahaan. Ketika merasa dihargai dan terhubung dengan perusahaan, karyawan akan lebih termotivasi dan terlibat lebih intens untuk memajukan perusahaan.

“Memang butuh waktu dan upaya untuk memotivasi dan melibatkan karyawan. Namun, perusahaan yang melakukannya akan menuai hasil,” ujar Catherine Lian di Jakarta, baru-baru ini.

Mulai menapak tangga karier dari posisi sales, business development, dan beberapa posisi manajer, Catherine Lian berhasil membuktikan bahwa ia mampu memotivasi dan melibatkan karyawan hingga perusahaan menuai buah manisnya.

Bagi Catherine, kuncinya bukan saja harus memiliki integritas yang kuat, tetapi juga mampu memimpin dengan memberi contoh, menghargai, dan rendah hati. Ia percaya dengan menerapkan prinsip itu, kerja sama tim yang kuat bakal tercipta.

Catherine Lian kini menakhodai Dell EMC Indonesia sebagai sebuah keluarga yang utuh dan fokus menggapai satu tujuan, meski perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini merupakan hasil merger dua entitas bisnis dengan budaya kerja dan kompetensi bisnis yang berbeda.

“Seluruh anggota keluarga perusahaan mesti memahami arah bisnis dengan sepenuh hati, termotivasi dan terlibat aktif dalam hubungan kerja laiknya sebuah keluarga harmonis,” katanya. Berikut penuturan perempuan berkewarganegaraan Malaysia itu.

Sejak kapan Anda memimpin Dell EMC?
Saya datang ke Indonesia pada 2013. Saya dipercaya untuk menjadi managing director Dell sampai sekarang, bahkan setelah akuisisi EMC di bawah bendera Dell Technologies pada 7 September 2016, sehingga sekarang saya menjabat sebagai managing director Dell EMC Indonesia.

Karier Anda selalu terkait dengan bidang-bidang TIK?
Saya berkarier di Dell sejak 1998. Saya sudah berada di berbagai bidang, yakni sales, business development, dan beberapa posisi manajemen, termasuk general manager for South Asia SMB Channel Business, di mana saya bersama tim berhasil mengembangkan dan meningkatkan jumlah small medium business (SMB) di Indonesia, Vietnam, dan Pakistan. Itu berlangsung pada 2004.

Saya juga pernah menjadi country manager dan director for developing markets region, di mana saya bersama tim berhasil meningkatkan market share sebesar 400 persen  secara tahunan (year of year/yoy).

Ini merupakan value bagi saya dengan menempati berbagai posisi di berbagai negara. Selama ini saya berada di Indonesia, memimpin bisnis Dell di Indonesia berdasarkan kapasitas saya sebagai pemimpin untuk mencapai kemajuan bisnis Dell di pasar Indonesia. Industri information and communications technology (ICT) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memang tak bisa dipisahkan dari perjalanan karier saya.

Sejauh mana perkembangan bisnis Dell di Indonesia?
Ekspansi bisnis Dell di Indonesia berdasarkan tiga sisi. Bagaimana capacity grow di commercial business di Indonesia untuk berbagai bidang, termasuk sektor UKM dan manufacturing.

Saat ini kami beroperasi dengan mengusung brand Dell EMC dan Dell di Indonesia. Sejak 7 September 2016, Dell dan EMC merger di bawah bendera Dell Technologies. Ini merupakan a unique family of businesses, di mana kami menyediakan the essential infrastructure untuk organisasi guna membangun digital future mereka, transformasi teknologi informasi (TI), dan melindungi aset penting mereka.

Perusahaan baru ini menyatukan strong capabilities dan saling melengkapi portofolio antara Dell dan EMC, sales team dan R&D. Kekuatan Dell ada di sektor SMB dan pelanggan kelas menengah. Sedangkan kekuatan EMC di sektor perusahaan besar. Kondisi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dan menghasilkan pendapatan yang signifikan di pasar yang lebih luas.

Bersama-sama kami menawarkan the most comprehensive portfolio of technologies ke para pelanggan seluas mungkin. Dell dan EMC saling melengkapi dalam teknologi dan kemampuan. Kami memimpin di pasar servers, storage, virtualization, cloud infrastructure, PC, dan security. Jadi, perjalanan bisnis Dell ini tumbuh seiring dengan peningkatan jumlah investasi di negara ini. Di Indonesia kami sangat advance dalam menyediakan keandalan teknologi.

Peluang dan tantangan bisnis Dell di Indonesia?
Setelah proses merger Dell dan EMC sebagai company di bawah Dell Technologies, saat ini kami menyediakan secara komprehensif portfolio of technology. Dell dan EMC saling melengkapi dalam teknologi dan kemampuan. 

Tantangan utama kami adalah bagaimana terus memberikan inovasi terbaru yang akan membantu pelanggan dan mendorong transformasi bisnis mereka. Selama tiga tahun terakhir, Dell Technologies secara kumulatif menginvestasikan lebih dari US$ 12,7 miliar untuk litbang. Sebanyak 22 pusat R&D global kami dan lima pusat keunggulan (R&D) di seluruh wilayah Asia Pasifik-Jepang di Beijing, Shanghai, Chengdu, Bangalore, dan Pune terus mendorong inovasi dan pengembangan produk.

Kami juga memiliki lebih dari 20.000 paten dan aplikasi paten. Ini merupakan jaringan kami di setiap pasar lokal kami dan memungkinkan kami untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan kami di wilayah ini.

Tujuan kami adalah menciptakan teknologi yang mendorong kemajuan kehidupan manusia. Perusahaan baru ini menyatukan strong capabilities dan saling melengkapi portofolio antara Dell dan EMC, tim pemasaran, dan R&D.

Perusahaan baru ini menyatukan kemampuan kuat dan portofolio komposit masing-masing Dell dan EMC, tim penjualan, dan litbang. Kekuatan Dell pada sektor SMB dan pelanggan kelas menengah. Kekuatan EMC fokus pada perusahaan besar. Penggabungan ini kami harapkan mampu mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dan menghasilkan arus kas yang signifikan di pasar yang lebih luas.

Seketat apa kompetisi antarvendor saat ini?
Persaingan di industri TIK adalah biasa. Yang penting kita bisa menyediakan the best innovation berdasarkan the best experience customer to the market. Provide the latest innovation ini yang harus dimiliki untuk menghadapi persaingan.

Bisnis Dell di Indonesia itu unik, dimulai dengan menyediakan end to end solution. Solusi ini sangat penting dan membuat kami kompetitif di pasar, termasuk pasar Indonesia.

Indonesia jelas merupakan pasar penting bagi Dell EMC. Dengan jumlah penduduk lebih dari 260 juta orang, namun penetrasi TI dan internet masih tergolong rendah, ada banyak peluang di Indonesia.

Dell EMC, dengan portofolio komprehensif dari edge to core to cloud diposisikan secara unik untuk membantu perusahaan atau bisnis di Indonesia mengubah infrastruktur TI mereka dan membantu mereka mencapai tujuan bisnis mereka di era digital ini. Kami terus mendengarkan pelanggan kami dan terus melakukan inovasi teknologi terbaik di pasar.

Bagaimana Anda melihat pasar Indonesia dibandingkan negara-negara lain?
Pertama, Indonesia itu unik dengan populasi 260 juta. Indonesia is faster growing middle income population exposure. Ini merupakan peluang karena spending rate-nya cukup lumayan besar bagi kami untuk mengembangkan bisnis.

Kedua, penetrasi internet masih rendah. Saya percaya ini merupakan peluang untuk bisa berkembang.

Ketiga, situasi politik lebih stabil, sehingga mendorong orang untuk terus berkembang, misalnya pengembangan smart city di Bandung. Ini penting bagi kami sebagai penyedia TI untuk dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah dan pasar di Indonesia. Kami juga sebagai provider sekaligus konsultan untuk end to end solution.

Dari segi peluang, pasar Indonesia merupakan faster growing market di Asia setelah India. Ini merupakan peluang karena spending rate-nya cukup lumayan besar bagi kami untuk mengembangkan bisnis.

Strategi Anda untuk Dell EMC di Indonesia?
Michael Dell sangat jelas mengenai visinya untuk perusahaan, yaitu creating a company that’s number 1 in everything. Untuk itu, Dell Technologies banyak berinvestasi pada litbang dan terus meluncurkan produk atau solusi baru di pasar TI yang berubah dengan cepat saat ini.

Fokus kami pada pelanggan juga didukung transformasi bisnis. Kami pun terus mendengar masukan dari pelanggan. Kami terus belajar berinovasi untuk bisa mengadopsi fasilitas terbaik di Indonesia.

Jadi, fokus kami adalah terus memberikan inovasi terbaru yang akan membantu pelanggan mendorong transformasi bisnis mereka. Oleh karena itu, kami terus berinvestasi dalam business, resources, channel partners, infrastructure solutions portfolio, menghadirkan produk konsumen yang lebih menarik dan inovatif.

Anda punya gaya kepemimpinan seperti apa?
Saya memimpin dengan memberikan contoh. Ini merupakan strong believe, kepercayaan yang kuat, as leader is important provide very strong strategic and guidance. Dalam hal manajemen ketenagakerjaan, saya percaya bahwa karyawan adalah aset di perusahaan. Mereka perlu motivasi dan terlibat serta berkomitmen terhadap kepercayaan kami.

Kepemimpinan mesti demokratis. Ada pemberdayaan pengambilan keputusan dan memastikan semua karyawan melakukan hal yang benar bagi masyarakat, perusahaan, dan pelanggan.

Di Dell EMC, karyawan sangat penting. Bagian penting lainnya adalah mengelola karyawan. Ketika karyawan merasa dihargai dan merasa terhubung dengan perusahaan karena bagaimana mereka diperlakukan, mereka akan lebih termotivasi dan lebih terlibat.

Butuh waktu dan usaha untuk memotivasi dan melibatkan karyawan, namun perusahaan yang mau melakukannya akan menuai hasil. Bagi saya, kuncinya adalah memimpin dengan memberi contoh. Saya percaya pada prinsip ini. Tim saya dan semua orang yang bekerja sama dengan saya dapat melihat diri mereka sendiri. Saya juga percaya pada kerja sama tim yang hebat.

Penilaian Anda terhadap SDM Indonesia?
Bagi saya, ini merupakan sebuah journey yang memberikan clear strategy kepada karyawan, terutama berbagi kepada mereka. Memberikan arahan tentang bisnis yang benar, care the people, motivated and engaged.

Bagi saya, ini juga merupakan journey, di mana menjalankan perusahaan Dell EMC sebagai sebuah satu keluarga. Ini sangat penting. Mereka memahami arah bisnis dengan sepenuh hati dan mereka semua terlibat dalam hubungan seperti sebuah keluarga.

Filosofi Anda dalam berkarier?
Pertama, saya harus memiliki integritas yang kuat antara bisnis dan pribadi. Juga harus memegang kuat kepercayaan. Kedua, lead by example. Saya percaya pada prinsip ini. Tim saya dan setiap orang yang bekerja dengan saya dapat melihat diri mereka sendiri. Saya juga percaya pada kerja sama tim yang hebat. Ketiga, saling menghargai dan rendah hati. Jadi, kalau diringkas yaitu is really strong integrity, leading by example, respect and humble. Saya harus benar-benar memegang kuat integritas, memimpin dengan contoh atau menjadi suri teladan, serta menghargai dan rendah hati.

Siapa tokoh yang menjadi sumber inspirasi Anda?
Tokoh saya adalah Michael Dell, pendiri Dell. Dia adalah my inspiration. Dia memulai bisnis tahun 1984 ketika masih muda, padahal dia drop-out dari sekolah. As today as biggest my inspiration in line my career.

Harapan Anda untuk Dell EMC Indonesia?
Saya ingin Dell EMC Indonesia menjadi nomor satu dalam segala hal, memberikan solusi akhir terbaik kepada pelanggan, nomor satu dalam inovasi, nomor satu bagi karyawan, dan menjadi transformasi tenaga kerja. Dengan kata lain, masih banyak yang harus dijelajahi Dell.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT