Reynold Tagore

Ikut Buat The Hobbit dan Iron Man

Ikut Buat The Hobbit dan Iron Man
Reynold Tagore ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / HA Senin, 14 Mei 2018 | 20:54 WIB

Wellington - Pria asal Surabya Reynold Tagore sudah cukup lama bermukim di bermukim di Wellington, Selandia Baru, dan berkat kreativitasnya dia sekarang menjadi salah satu aset penting Weta Studios.

Weta adalah studio yang terlibat dalam pembuatan film-film animasi dunia yang meledak di pasar. Sebut saja trilogi Lord of The Rings, The Hobbit, Iron Man, Wolverine, dan lain-lain. Studio itu sudah meraih lima penghargaan Oscar untuk kerjanya di sejumlah produksi film Hollywood.

Beritasatu.com berkesempatan bertemu dengan Reynold di sebuah kafe di sekitaran Miramar Road, Wellington, akhir pekan lalu. Kompleks Miramar Road berisikan berbagai studio milik Weta maupun yang lainnya.

Pria yang suka senyum itu bercerita bahwa dirinya memang suka dengan tokoh-tokoh film animasi. Awalnya, dia terpesona dengan sosok-sosok makhluk yang ada di film Lord of The Rings.

Kesukaan itu ditumpahkannya dengan berusaha mencari tahu cara menciptakan tokoh-tokoh itu. Kemampuannya menguasai sejumlah program desain grafis pun sangat membantunya.

‎"Saya cari tahu bagaimana behind the scene-nya, terus saya belajar sendiri," kata Reynold.

Setelah dua tahun mempelajarinya, Reynold memberanikan diri untuk melamar ke Weta Studio. Dan tanpa menyerah, setiap tahun dia selalu mengirim lamaran. Reynold akhirnya diterima pada tahun kelima.

Kini dia bisa bangga, sebab Reynold bisa menyatakan dirinya terlibat dalam pembuatan film kelas dunia. Misalnya, di The Hobbit, dia terlibat dalam pembuatan tiga tokoh troll. Di Iron Man, Reynold terlibat menciptakan pewarnaan pada 10 konstum Iron Man.

"Di Wolverine, saya bikin musuhnya. Alvin and The Chipmunks, saya bikin chipmunks-nya. Dan ada juga film lainnya seperti Man Of Steel dan Justice League," katanya.

Prestasi Reynold juga didengar oleh Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Oleh Tantowi, Reynold diberi tahu bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) berniat berkunjung ke Wellington. ‎Rencana itu disampaikan saat ada pertemuan komunitas orang Indonesia di Wellington, seminggu sebelum Jokowi datang pada 18 Maret lalu.

Reynold secara terbuka mengakui dirinya kagum dengan Jokowi. Sebagai tanda kagum, Reynold berkebut dengan waktu menciptakan sebuah patung khusus untuk Jokowi. Sebuah patung Garuda memegang daun simbol Selandia Baru.

"Saya cuma bisa bikin karya itu," kata Reynold.

Dubes Tantowi yang dikonfirmasi terpisah mengakui karya Reynold sudah diterima oleh Presiden Jokowi.

Walau jauh di Selandia Baru, Reynold menegaskan masih mencintai Indonesia, khususnya Surabaya. Dan dia mengaku terus mengikuti perkembangan di dalam negeri. Harapannya, lebih banyak generasi muda Indonesia yang berani berprestasi dan menunjukkan bakatnya.

Bagi Reynold, kuncinya adalah jangan pernah menyerah. Jika ingin melakukan sesuatu, maka harus dilakukan 100 persen. Bandingkan kerjaan kita dengan produk lainnya di level internasional, tidak melulu berpikiran lokal.

"Gagal sekali dua kali itu biasa. Fokus ke kekurangan kita sendiri dan perbaiki. Jangan fokus pada kekurangan orang lain," pesannya.



Sumber: BeritaSatu.com