Film Sang Kiai

Jakarta - Dirilisnya film berjudul "Sang Kiai' oleh Raffi Films diharapkan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan generasi muda terhadap sejarah bangsa ini. Film ini memiliki latar belakang perjuangan ulama besar KH Hasyim Asy’ari sebagi tokoh yang menggerakan santri-santrinya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara indonesia.

"Awalnya saya ragu dengan pembuatan film ini.Namun setelah saya membaca novelnya, saya jadi sangat tertarik membuat film ini karena banyak nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan ulama dalam ikut memerdekakan bangsa ini. dan itu tidak bisa dikesampingkan," terang Rako Prijanto, di Epicentrum XXI, Kuningan, Selasa (21/5) malam.

Lebih lanjut dijelaskan Rako, ia berani menjadi sutrada film tersebut karena ingin mengangakat peran ulama sebagai salah satu motivator penggerak perjuangan bangsa merebut kemerdekaan bangsa.

“Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia peranan kaum agamis kurang terangkat, sementara kaum ini memiliki andil yang sangat besar. Bahkan dasar negara Pancasila dalam sila pertama menyebutkan Ketuhanan yang Maha Esa yang berarti bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis,” lanjut Rako.

Senada dengan Rako, Gope T Samtani, sebagai produser film ini mengungkapkan film-film yang bercerita tentang tokoh-tokoh sejarah ternyata kalah kelas dibanding film-film kepahlawanan fiksi terutama dari luar negeri.

"Saya menilai bahwa banyaknya film kepahlawanan fiksi yang dibuat ternyata mengalahkan kelas film-film tokoh-tokoh sejarah yang asli. sehingga memunculkan anggapan bahwa tokoh fiksi ini lebih hebat ketimbang tokoh sejarah asli seperti KH. HAsyim Asy'ari. Generasi muda lebih kenal dengan Batman, Superman ketimbang KH. Hasyim Asy'ari dan tokoh pergerakan bangsa lainnya. Sehingga dengan peluncuran film ini saya berharap generasi muda tahu dan mencintai para pahlawannya," terang Gope T Samtani sebagai produser film Sang Kiai.

Film Sang Kiai yang menampilkan sederetan aktor dan aktris papan atas dengan kemampuan akting yang tidak diragukan lagi seperti Ikranagara, Christine Hakim, Agus Kuncoro, Adipati Dolken, Dimas Aditya, serta pendatang baru Meriza Febriani akan mulai diputar di bioskop kesayangan diseluruh tanah air mulai 30 Mei 2013.

Penulis: Chairul Fikri/AF