Para pendukung film Manusia Setengah Salmon

Jakarta - Hidup adalah kumpulan perpindahan kecil di mana kita akan selalu terjebak di dalamnya. Hal inilah yang coba dihadirkan oleh Starvision dalam film komedi terbarunya berjudul Manusia Setengah Salmon.

"Film Manusia Setengah Salmon adalah sekuel dari film Cinta Brontosaurus. Tapi film ini lebih fokus ke persolanan keluarga Dika dan problem yang mengitari antara Dika dan keluarganya. Sisanya baru tentang problem cinta dan profesional Dika," kata Raditya Dika, pemeran utama sekaligus penulis skenario film Manusia Setengah Salmon saat ditemui di premier film tersebut di Jakarta, Selasa (1/10).

Cerita dalam film Manusia Setengah Salmon memang dibuat hampir sama dengan yang terdapat di bukunya. Dalam film ini, karakter Raditya Dika yang diperankan oleh dirinya sendiri digambarkan terlibat dalam perpindahan besar di dalam hidupnya.

Diawali dengan putusnya cinta Dika dengan Jessica (Eriska Rein), tulisannya yang berulangkali ditolak editor (MoSidik) karena dianggap 'jalan ditempat', proses adaptasi dengan sopir barunya (Insan Nur Akbar) yang bau ketiak, upayanya untuk move on ke wanita lain (Kimberly Ryder), hingga orangtuanya (Dewi Irawan dan Bucek) yang memutuskan untuk pindah rumah.

Dika sendiri pada akhirnya menyadari bahwa perjalanannya untuk pindah rumah, juga merupakan perjalanan dia untuk berpindah dari hal-hal yang selama ini menahan dia untuk tumbuh menjadi dewasa. Ternyata keputusannya untuk berkomitmen, adalah keputusan untuk berpindah seperti rombongan jutaan Salmon yang menempuh perjalanan 1.448 km untuk kawin dan dibayangi ancaman predator.

Seperti dalam bukunya, filosofi film ini juga dibungkus dalam adegan-adegan lucu yang menghibur.

"Komedi adalah cara yang paling tidak menggurui untuk menyampaikan sebuah pesan dalam film," kata Dika.

Herdanius Larobu sebagai sutradara film ini mengakui, tidak mudah baginya untuk menterjemahkan cerita yang terdapat di buku best seller tersebut ke dalam sebuah film.

"Diperlukan waktu cukup panjang dan diskusi yang terus berkesinambungan dengan Raditya Dika sebagai penulis buku, penulis skenario sekaligus yang memerankan tokoh Dika. Kita terus mencoba untuk dapat saling sepakat dan memahami bagaimana mentransfer intisari cerita dari naskah yang ditulis dengan sangat lucu dan menarik ini, lalu mengubahnya sehingga mampu berevolusi menjadi sebuah tayangan audio visual yang baik untuk penontonnya," kata Herdanius.

Menurutnya, film Manusia Setengah Salmon yang akan tayang di bioskop tanggal 10 Oktober 2013 ini adalah tentang karakter Dika, tentang dirinya, dan juga tentang kita semua sebagai makhluk hidup yang terus bergerak dan bertumbuh, untuk berpindah menjadi manusia yang lebih baik.

Penulis: Herman