Moon Cake Story, Kisah Cinta dan Persahabatan Tanpa Batas

Sutradara Garin Nugroho (dua dari kanan) serta sejumlah artis (kiri ke kanan): Dominique Diyose, Bunga Citra Lestari dan Morgan Oey, disela acara nonton bareng pada acara penayangan perdana film Mooncake Story, Jakarta, 20 Maret 2017. Tahir Foundation meghadirkan film mengenai potret kehidupan dan menginspirasi tentang pentingnya membudayakan budaya memberi. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)

Oleh: Chairul Fikri / HA | Selasa, 21 Maret 2017 | 01:17 WIB

Jakarta - Dalam kehidupan masyarakat Indonesia rasa cinta dan kepedulian tulus terhadap sesama belakangan mulai memudar akibat banyaknya persoalan di masyarakat Indonesia.

Nilai-nilai berbagi dan gotong royong yang ada di bangsa ini mulai terkikis oleh jaman. Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh film garapan Tahir Foundation bekerjasama dengan rumah Produksi Multrivision Plus berjudul Moon Cake Story, yang diharapkan akan kembali menumbuhkan semangat berbagi dan menumbuhkan rasa cinta dan persahabatan anak bangsa tanpa memandang perbedaan suku, agama dan ras batasan apapun.

"Lewat film ini, saya sendiri berusaha menyampaikan tiga makna yang ingin kami sampaikan yakni pertama adalah hubungan yang harmonis, bisa dibangun antara mayoritas dan minoritas. Kedua, adalah hubungan antara si kaya dan si miskin, kita perlu adanya kerjasama saling membantu antara si kaya dan si miskin. Dan ketiga, khusus untuk para pengusaha. Kita para pengusaha bisa berbuat lebih banyak lewat kemampuan kita, untuk membantu masyarakat di bawah lapisan yang paling rendah," ungkap Dato Sri Prof Tahir selaku Pendiri Tahir Foundation saat ditemui di Epicentrum Kuningan Jakarta, Senin (20/3).

Ditambahkan Tahir, dirinya berharap film ini bisa disaksikan oleh para pengusaha dan pejabat agar mereka mampu mengulurkan bantuan kepada masyarakat luas.

"Yang pasti para pengusaha dan pejabat di negeri ini punya tanggung jawab moril untuk bisa mengatasi jurang perbedaan antara masyarakat mampu dan tidak. Dan lewat film ini saya mengajak serta mendorong setiap orang yang menontonnya, untuk gemar berbagi, walaupun memiliki latar belakang yang sangat berbeda sekalipun," tambahnya.

Garin Nuroho selaku Sutradara film Moon Cake Story sendiri melihat film ini sebagai gambaran masyarakat Indonesia masa kini. Film ini bercerita tentang pertemuan dua orang yang berasal dari dua kelas sosial yang berbeda dengan masalah masing-masing.

"Buat saya pribadi, film ini adalah gambaran masyarakat Indonesia kini, di mana ketimpangan antara yang miskin dan yang kaya sangat terlihat. Oleh sebab itu dalam film ini saya berusaha menggambarkan kisah yang kaya dan yang miskin dengan cara yang lugas dan sederhana tanpa tanpa harus bersusah payah menggurui dan menjadi sok bijaksana," kata Garin.

Dalam gala premier Moon Cake Story yang di laksanakan di Epicentrum Kuningan Jakarta, hadir sejumlah tokoh dan pejabat seperti Menteri Sekretatis Negara (Mensesneg) Dr. Pratikno, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mantan Kapolri Dai Bachtiar dan sejumlah tokoh lainnya.

Film tersebut akan tayang di bioskop untuk umum mulai 23 Maret mendatang. Direncanakan hasil dari keuntungan film ini akan disumbangkan untuk beasiswa di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan kegiatan amal lainnya.






Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT