Salah satu adegan dalam film Miyamoto Musashi karya sutradara Toimu Uchida
Selama bulan April, Pusat Kebudayaan Jepang memutar film Miyamoto Musashi dan biografi orang-orang ternama di Jepang.

Di antara tokoh ternama yang diangkat adalah riwayat hidup Rentaro Taki, musisi ternama Jepang dan Neomi Uemura, pendaki gunung dan traveler terkenal. Lewat biografi orang-orang ternama Jepang ini, Japan Foundation berharap penonton Indonesia bisa lebih mudah memahami sosok dan karakter manusia Jepang.

Pemutaran film ini akan dimulai pada Senin (23/4) dimulai dengan film Riwayat Hidup Rentaro Taki pada pukul 16.00 WIB dilanjutkan film Miyamoto Musashi bagian 1 - Zen dan Pedang Samurai bagian 1 pada pukul 18.30 WIB.

Pada hari Selasa (24/4), diputar film Jalur ke Jepang pada pukul 16.00 WIB, dilanjutkan Miyamoto Musashi bagian 2 - Ilmu Pedang Ganda pukul 18.30. Pemutaran selanjutnya pada Kamis (26/4), dengan film Rusia Tanah Impian pukul 16.00 WIB dilanjutkan bagian ketiga Miyamoto Musashi – Duel di Pulau Ganryu.

Pemutaran terakhir pada hari Jumat (27/4) pukul 16.00 WIB dengan film Riwayat Neomi Uemura dilanjutkan bagian terakhir Miyamoto Musashi – Pertarungan di Hannyazaka pada pukul 18.30 WIB.

Film Miyamoto Musashi bagian pertama dibuat pada pukul 1961 menceritakan Takezo dan Matahachi yang selamat dalam pertempuran Sekigara melawan Hideyoshi Toyotomi. Karena dianggap sebagai pembunuh, Takezo memutuskan meninggalkan desa dan mengganti namanya menjadi Musashi Miyamoto, meninggalkan Otsu, perempuan yang dicintainya.

Bagian kedua Miyamoto Musashi dibuat tahun 1962 menceritakan Musashi yang mengembara meninggalkan istananya untuk mengamalkan ajaran Buddha. Ia sempat bertemu Otsu dalam pengembaraannya.

Bagian terakhir Miyamoto Musashi menceritakan duet Musashi dengan Kojiro yang berakhir dengan penyesalan Musashi.

Keempat film Miyamoto Musashi ini mengantarkan sutradaranya, Toimu Uchida meraih penghargaan sutradara terbaik dari NHK.

Penulis: