Dukung Perfilman Nasional, Bekraf Bentuk Akatara

Dukung Perfilman Nasional, Bekraf Bentuk Akatara
Kiri ke Kanan: Perwakilan BPI Agung Sentausa, Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Ari Juliano Gema, Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo, Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Abdur Rohim Boy Berawi, dan Perwakilan HFN Alex Sihar. ( Foto: Beritasatu Photo/Dina Fitrianisa )
Dina Fitri Anisa / FER Selasa, 19 September 2017 | 14:56 WIB

Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan perhatian kepada kalangan pelaku film nasional dengan menyelenggarakan Akatara Indonesian Film Financing Forum 2017.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengatakan, pihaknya menyadari akses permodalan merupakan hal penting dalam perkembangan perfilman Indonesia.

"Akatara kami gelar untuk pembuat film yang bukan hanya berkesempatan bertemu dengan para investor, tetapi juga menimba ilmu apa saja yang perlu mereka siapkan untuk menarik minat investasi," ungkap Fadjar di Jakarta, Senin (18/9).

Menurutnya, Akatara merupakan wadah yang saling menguntungkan dan menjadi pilot project yang membuka peluang untuk mendukung subsektor film nasional sekaligus meeting point bagi investor dan pembuat film nasional.

"Bagi pembuat film, mereka berkesempatan mengakses dukungan pendanaan. Sedangkan bagi investor, mereka berpeluang mendukung film yang sesuai untuk mendapatkan keuntungan bisnis," kata Fadjar.

Sementara itu, Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Bekraf, Abdur Rohim Boy Berawi mengatakan, selain membantu industri film, pihaknya juga berusaha membantu pemerintah dalam rangka mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara (Wisman) pada 2019.

"Film punya multiplier effect yang besar dan berkelanjutan terhadap sektor ekonomi. Sutradara dan tim kami kirim untuk riset, menggali budaya, dan potensi lokal setempat untuk jadi inspirasi proyek mereka," ujar Abdur sambil mencontohkan naiknya perekonomian Bangka Belitung setelah meledaknya film Laskar Pelangi (2008).



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE